RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Alhamdulillah, Ada Solusi! Baznas Kota Bima Salurkan Bantuan Rombong Z-KUP untuk Janda dan Anak yang Terpaksa Tidur di Pinggir Jalan

- Penulis

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BIMA –//Tintapos.com//–Kabar gembira hadir di tengah kesulitan yang mendera Gita Nurmala, janda kurang mampu yang kini tak lagi memiliki tempat tinggal tetap. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bima bergerak sangat cepat dan langsung menyalurkan bantuan nyata bagi ibu dan anak ini.

Informasi ini disampaikan secara langsung oleh Akbar, S.Ikom (Akbar Invalid), Direktur Eksekutif Lembaga Pemantau Kebijakan Publik NTB (LPPK-NTB), setelah menemui jajaran pimpinan Baznas Kota Bima pada Minggu (12/7/2026).

Pimpinan Baznas Kota Bima, H. A. Latif M. Saleh, S.Pdi, menegaskan telah memantau permasalahan ini sejak awal.

“Kami sudah memantau permasalahan Ibu Gita yang beredar luas di media sosial. Kondisinya sangat memprihatinkan, sehingga saya sudah memerintahkan tim Baznas Kota Bima untuk segera turun melakukan verifikasi dan evaluasi kebutuhan secara menyeluruh. Besok saya sendiri pun akan menemui langsung ibu tersebut untuk mencari jalan keluar terbaik,” ungkap H. A. Latif.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Baznas Kota Bima, Rangga Iskandar Julkarnain, S.Pd.I, M.Pd, menambahkan bahwa bantuan sarana usaha sudah disiapkan dan diserahkan malam ini juga.

“Kami memprioritaskan penyaluran bantuan Rombong Z-KUP untuk Ibu Gita, yang diserahkan malam ini juga. Semoga beliau bisa segera memanfaatkannya untuk menopang kebutuhan hidup sehari-hari,” jelas Rangga

Pihak Baznas juga menegaskan akan berkoordinasi erat dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Bima, guna memastikan solusi jangka panjang terkait kepastian tempat tinggal yang layak bagi keluarga ini.

Di balik angka sewa rumah yang terlihat kecil, yakni hanya Rp150 ribu per bulan, tersimpan kisah perjuangan yang menyayat hati. Gita bersama putrinya, Santi (12 tahun) yang baru naik ke Kelas VI SDN 12 Kota Bima, kini terpaksa hidup tanpa atap yang menaungi.

Baca Juga:  DWP Kuansing: Berbagi Takjil Pembina : Momentum Menebar Kepedulian dan Mempererat Silaturahmi

Dulu mereka menempati hunian di kawasan BTN Kedo Jatiwangi yang dikelola Dinas Perkim Kota Bima, namun diminta mengosongkan tempat itu karena tidak mampu melunasi biaya sewa. Selama ini, satu-satunya sumber penghasilan mereka hanya berasal dari berjualan kerupuk dan nasi titipan warga, yang jumlahnya tidak menentu dan nyaris pas hanya cukup untuk makan sehari-hari.

Kini kondisi semakin memprihatinkan: Gita dan Santi terpaksa bermalam di lokasi tempat mereka berjualan, tepatnya di sebelah utara Museum Asi Mbojo, hanya beralaskan selembar tikar.

“Saya bukan tidak mau membayar sewa. Saya memang belum mampu. Sekarang saya hanya ingin anak saya tetap bisa sekolah. Kami terpaksa tidur di tempat jualan karena sudah tidak punya tempat berlindung,” ujar Gita dengan mata berkaca-kaca.

Ia pun berharap Pemerintah Kota Bima melalui Dinas Perkim dapat memberikan kebijakan yang mengedepankan nilai kemanusiaan—baik berupa keringanan biaya, penjadwalan ulang pembayaran, maupun solusi lain—agar mereka bisa kembali memiliki tempat tinggal yang aman.

Semoga langkah baik dan bantuan yang diberikan Baznas Kota Bima ini menjadi awal kelegaan bagi Gita dan Santi, serta menginspirasi seluruh pihak untuk senantiasa saling bahu-membahu membantu sesama yang sedang kesulitan.

Red.

Berita Terkait

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA
BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.
BAPEKA-NTB: BERDASARKAN DATA BPJS KETENAGAKERJAAN BIMA — PT PRIBUMI CAHAYA AGUNG UTAMA HANYA BERI 2 DARI 4 PROGRAM JAMINAN SOSIAL, ANCAMAN PENUTUPAN OPERASIONAL
KETUA RT WINDRA KECEWA: LURAH TIDAK TEGAS SANKSI PENYIMPANGAN KOORDINATOR EL, SEAKAN MEMBERIKAN RUANG PENGAMBILAN JABATAN
Proyek Rp344 Juta Tanpa Papan, Lalu Ditempel di Pohon — BAPEKA-NTB: Itu Melanggar Semua Aturan.Di Sorot Pinjam Perusahaan
BAPEKA-NTB LAPORKAN DIREKTUR RSUD KOTA BIMA: DUGAAN PENYALAHGUNAAN WEWENANG, PENGERUSAKAN ASET, HINGGA PENGGUNAAN DANA CSR TANPA PROSEDUR SAH
Anggota DPR Provinsi NTB dari Fraksi Partai Demokrat Abdul Rauf ST, MM Gelar Sosialisasi Dua Rancangan Perda di Kota Bima, Tekankan Pencegahan Judi Online & Perlindungan Petani — Serta Umumkan Turnamen Gaple Memperingati HUT RI Ke-81
AKSI BAPEKA-NTB JILID 2 DESAK DPRD KOTA BIMA, PENJAHAT HARUS DISERET, KANTOR DIKES AKAN DISEGEL KALAU TIDAK ADA KEPASTIAN
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:28

Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:32

RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:56

WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:55

Kunjungi Posko Karhutla 04 Sako, Kapolres Banyuasin Beri Dukungan dan Apresiasi kepada Petugas

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:50

Pangdam XIX Tuanku Tambusai Tinjau Jembatan Perintis Garuda, Perkuat Akses Warga Rohil

Kamis, 27 Agustus 2026 - 05:44

Kaposek Kuantan Hilir Lakukan Restorative Justice (RJ) Kedua Belah Pihak Sepakat Berdamai

Kamis, 27 Agustus 2026 - 05:04

Aktivitas PETI Merajalela, Kapolres Pasaman Barat Masih Diam Saat Dikonfirmasi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 04:40

Ikhtiar Hadapi Kemarau dan Ancaman Karhutla, Polda Sumsel Gelar Sholat Istisqo

Berita Terbaru