AKSI KEMANUSIAAN BAPEKA-NTB: TUNTUT PROSES ADIL DUGAAN KEKERASAN OKNUM KE PELAJAR

- Penulis

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIMA –//Tintapos.com//–Rabu,22 Juli 2026- Rasa sakit dan kekecewaan mendalam menyelimuti masyarakat Bima. Seorang pelajar yang seharusnya menjadi prioritas perlindungan negara, justru mendapat perlakuan kasar yang tak pantas diterima siapa pun. Menyikapi peristiwa memilukan itu, Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pemantau Kebijakan Daerah Nusa Tenggara Barat (BAPEKA-NTB) bersama elemen masyarakat akan menggelar Aksi Damai Kemanusiaan di halaman depan Kantor Kepolisian Resor Kabupaten Bima, Senin, 27 Juli 2026 pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Cabang BAPEKA Kabupaten Bima Alimuddin bersama jajaran pengurus dan puluhan perwakilan warga, bukan untuk menciptakan keributan, melainkan menyuarakan nurani yang tak bisa lagi diam melihat ketidakadilan.

Pernyataan Tegas Alimuddin, Ketua Cabang BAPEKA Kabupaten Bima

“Tindakan menampar anak sekolah itu adalah aib besar bagi kita semua! Aparat bersumpah melindungi, bukan menyakiti rakyat, apalagi anak yang belum berdaya. Jangan sampai seragam dan wewenang dijadikan alasan untuk bertindak sewenang-wenang. Kami datang membawa suara hati masyarakat: USUT TUNTAS PERKARA INI! SIAPA PUN YANG TERBUKTI BERSALAH HARUS BERTANGGUNG JAWAB, TAK ADA ISTIMEWA, TAK ADA TUTUP MULUT! Jika hari ini anak orang lain diperlakukan demikian, esok siapa yang menjamin anak-anak kita aman?”

Empat Tuntutan Utama demi Keadilan dan Perlindungan

Baca Juga:  Kompolnas Turun ke Polda Sumsel Pantau Pengamanan Mudik Lebaran

Aksi ini disiapkan sebagai respons nyata atas peristiwa dugaan kekerasan terhadap siswa SMP di Desa Nggembe, Kecamatan Bolo yang sempat memicu kemarahan warga. Melalui kegiatan ini, BAPEKA-NTB menegaskan empat hal mendasar:
Usut tuntas secara transparan: Penyelidikan harus berjalan cepat, objektif, dan terbuka kepada publik tanpa ada yang ditutupi,Sanksi tegas tanpa pandang bulu: Setiap pihak yang terbukti bersalah harus diproses sesuai aturan yang berlaku,Jaminan perlindungan dan pemulihan: Korban beserta keluarga berhak mendapatkan rasa aman dan pemulihan atas perlakuan yang diterima,Junjung tinggi martabat aparat dan perlindungan anak: Tegakkan kembali prinsip penegakan hukum yang berlandaskan kemanusiaan, bukan ketakutan.

Penyelenggara menegaskan seluruh peserta akan mematuhi ketentuan perundang-undangan. “Kami hadir dengan damai, tertib, dan penuh tanggung jawab. Kami tak merusak, tak mengganggu, tapi kami juga tak akan diam jika keadilan diinjak-injak. Kami siap berkoordinasi dengan petugas dan akan membubarkan diri dengan tertib jika kegiatan dianggap selesai,” tegas perwakilan penyelenggara.

Hingga saat ini belum ada tanggapan resmi dari pihak Kepolisian Resor Bima terkait rencana aksi maupun peristiwa yang terjadi di Nggembe. Masyarakat diimbau turut menjaga kondusivitas dan mendukung perjuangan ini agar keadilan benar-benar terwujud.
Red.

Berita Terkait

Genset Mini, Rampok Miliaran: Mega Proyek RSUD, DAK 170 Miliar Di duga Seret Petinggi Daerah
Pererat Silaturahmi dan Serap Aspirasi Warga, Kapolsek Kuantan Hilir Gelar Kegiatan Kumpul Bersama Masyarakat
DUA TERDUGA PENGANIAYAAN DI PASAR TENTE, DISERAHKAN KELUARGA KE POLRES BIMA
Peringati HUT ke-75 Humas Polri, Bidhumas Polda Sumsel Perkuat Kepedulian Sosial
Polisi Bersama Masyarakat, Wakapolda Sumsel Gelar Minggu Kasih di Gereja Immanuel
WALAU TAK SEBESAR HARAPAN, TAPI PENUH KETULUSAN — BPJS KESEHATAN BIMA SALURKAN BANTUAN PEMUGARAN MUSHOLLAH RIADU SHOALIHIN
Perkuat Kepedulian Sosial, Kapolsek Kuantan Mudik AKP Anra Nosa Pimpin Giat Jumat Berkah bagi Lansia di Desa Petapahan
Jum’at Berkah, Wujud Kepedulian Sosial, PPWI Riau Bersama Polsek Cerenti Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:00

Genset Mini, Rampok Miliaran: Mega Proyek RSUD, DAK 170 Miliar Di duga Seret Petinggi Daerah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 03:27

DIDUGA PEMOTONGAN DANA P3-TGAI 2026 DI BIMA-DOMPU, LP2SDA SIAP LAPORKAN KE KEJAKSAAN AGUNG

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 05:31

Muklisin Dorong Sekolah Rakyat Jadi Jalan Anak Kuansing Raih Masa Depan Lebih Baik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:29

WALAU TAK SEBESAR HARAPAN, TAPI PENUH KETULUSAN — BPJS KESEHATAN BIMA SALURKAN BANTUAN PEMUGARAN MUSHOLLAH RIADU SHOALIHIN

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:50

BAPEKA-NTB BUKA KAIN KAFAN ASET NEGARA YANG HILANG DI BIMA — MAHKAMAH AGUNG & KEJATI DIY SIAP TINDAK

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:29

BAPEMPERDA DPRD KOTA BIMA GELAR RAPAT KERJA, BAHAS RAPERDA PRAKARSA DPRD TENTANG KETERTIBAN UMUM DAN KETENTERAMAN MASYARAKAT

Senin, 12 Oktober 2026 - 05:53

Aroma Korupsi Pengadaan Genset Rp.4,8 Miliar RSUD Kota bima: Aktifis Laporkan ke Kejari Bima.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:24

SKANDAL RSUD KOTA BIMA: Pengadaan Genset 4,8 Miliar Diduga “MARK’ UP” Dan Libatkan Perusahaan cangkang.!!

Berita Terbaru