Kota Bima
—//Tintapos.com//
Anggota DPRD Kota Bima, Asnah Madilau, SH., hadir sekaligus menjadi narasumber utama dalam Workshop Kewirausahaan yang diselenggarakan Bidang Kewirausahaan dan Pengembangan Profesi (KPP) HMI Cabang Bima, pada Selasa (11/8/2026) bertempat di Suhendar Coffee.
Mengusung tema “UMKM Bangkit; Lokal Berdaya Mendunia”, kegiatan ini menjadi ruang inspirasi sekaligus penguatan wawasan kewirausahaan bagi generasi muda. Asnah menegaskan bahwa kebangkitan ekonomi Kota Bima berakar dari kekayaan potensi lokal yang mampu dikemas menjadi produk berkualitas, berdaya saing, dan dikenal luas.
Dalam pemaparannya, Asnah menyampaikan bahwa Kota Bima menyimpan kekayaan potensi yang luar biasa — mulai dari tenunan khas Bima yang penuh nilai budaya, aneka kuliner, produk olahan, kerajinan tangan, hingga hasil bumi dan laut. Kekayaan ini, menurutnya, harus diangkat naik kelas melalui peningkatan kualitas, inovasi produk, kemasan yang menarik, pembangunan merek, kepastian legalitas, serta perluasan jangkauan pasar.
“Kita memiliki banyak potensi lokal yang patut dibanggakan. Tantangannya bukan pada apa yang kita miliki, melainkan bagaimana kita mengolahnya menjadi produk berkualitas tinggi, bernilai tambah, dan mampu bersaing melampaui batas daerah kita.”
Asnah juga menekankan peran strategis pemasaran digital dan akses pasar yang terbuka luas. UMKM tidak boleh hanya berhenti pada memproduksi, melainkan harus memahami kebutuhan konsumen, membangun jaringan yang berkelanjutan, dan memanfaatkan teknologi untuk menjangkau pembeli sejauh mungkin.
Selain itu, iklim investasi dan kemitraan usaha di Kota Bima perlu terus diperkuat. Investasi yang masuk diharapkan tidak sekadar menciptakan aktivitas ekonomi, melainkan membuka peluang kemitraan, memperluas akses pasar, dan memperkuat rantai pasok bagi UMKM lokal agar tumbuh bersama.
Kepada generasi muda, khususnya mahasiswa, Asnah menyampaikan ajakan tulus untuk turut berperan aktif menjadi pelaku danAnggota DPRD Kota Bima, Asnah Madilau, SH., hadir sekaligus menjadi narasumber utama dalam Workshop Kewirausahaan yang diselenggarakan Bidang Kewirausahaan dan Pengembangan Profesi (KPP) HMI Cabang Bima, pada Selasa (11/8/2026) bertempat di Suhendar Coffee.
Mengusung tema “UMKM Bangkit; Lokal Berdaya Mendunia”, kegiatan ini menjadi ruang inspirasi sekaligus penguatan wawasan kewirausahaan bagi generasi muda. Asnah menegaskan bahwa kebangkitan ekonomi Kota Bima berakar dari kekayaan potensi lokal yang mampu dikemas menjadi produk berkualitas, berdaya saing, dan dikenal luas.
Dalam pemaparannya, Asnah menyampaikan bahwa Kota Bima menyimpan kekayaan potensi yang luar biasa — mulai dari tenunan khas Bima yang penuh nilai budaya, aneka kuliner, produk olahan, kerajinan tangan, hingga hasil bumi dan laut. Kekayaan ini, menurutnya, harus diangkat naik kelas melalui peningkatan kualitas, inovasi produk, kemasan yang menarik, pembangunan merek, kepastian legalitas, serta perluasan jangkauan pasar.
“Kita memiliki banyak potensi lokal yang patut dibanggakan. Tantangannya bukan pada apa yang kita miliki, melainkan bagaimana kita mengolahnya menjadi produk berkualitas tinggi, bernilai tambah, dan mampu bersaing melampaui batas daerah kita.”
Asnah juga menekankan peran strategis pemasaran digital dan akses pasar yang terbuka luas. UMKM tidak boleh hanya berhenti pada memproduksi, melainkan harus memahami kebutuhan konsumen, membangun jaringan yang berkelanjutan, dan memanfaatkan teknologi untuk menjangkau pembeli sejauh mungkin.
Selain itu, iklim investasi dan kemitraan usaha di Kota Bima perlu terus diperkuat. Investasi yang masuk diharapkan tidak sekadar menciptakan aktivitas ekonomi, melainkan membuka peluang kemitraan, memperluas akses pasar, dan memperkuat rantai pasok bagi UMKM lokal agar tumbuh bersama.
Kepada generasi muda, khususnya mahasiswa, Asnah menyampaikan ajakan tulus untuk turut berperan aktif menjadi pelaku dan penggerak ekonomi daerah, bukan sekadar penikmat pembangunan.
“UMKM yang kuat tidak lahir hanya dari bantuan semata. Ia lahir dari ekosistem yang saling mendukung, kualitas produk yang terjaga, pasar yang terbuka lebar, regulasi yang berpihak kepada rakyat, serta keberanian untuk terus berinovasi. Mari kita bangun kekuatan ekonomi Kota Bima — dari potensi lokal, kita melanggar bersama menuju masa depan yang sejahtera.
Red .




















