RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Geber beasiswa Banyuwangi Progresif (B-Pro) dengan prioritas dokter spesialis dan jurusan kesehatan

- Penulis

Kamis, 5 Maret 2026 - 03:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI //Tintapos// – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi di Jawa Timur (Jatim), terus berupaya memperkuat layanan publik di sektor kesehatan.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestandani, resmi menggeber beasiswa “Banyuwangi Progresif (B-Pro)” yang memprioritaskan dokter spesialis dan jurusan kesehatan.

Meski mengutamakan sektor kesehatan, program beasiswa ini tetap terbuka untuk berbagai jurusan perkuliahan lainnya. Hal ini disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan daerah di masa mendatang.

Beasiswa Banyuwangi Progresif menyasar mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan (on going) minimal semester tiga.

Proses pendaftaran untuk perkuliahan tahun 2027 direncanakan akan dibuka mulai April 2026 mendatang.

“Program beasiswa ini membantu putra-putri Banyuwangi yang saat ini menempuh pendidikan tinggi, utamanya mereka yang kuliah di jurusan kesehatan dan kedokteran. Namun tetap ada untuk jurusan lainnya,” ujar Ipuk.

Prioritas Dokter Spesialis dan Tenaga Kesehatan
Ipuk menjelaskan, bahwa saat ini prioritas memang diberikan pada pendidikan kesehatan, khususnya dokter spesialis. Langkah ini diambil, setelah mempertimbangkan kebutuhan tenaga ahli medis di wilayah Banyuwangi.

Baca Juga:  BPS Sumbar Matangkan Persiapan Sensus Ekonomi 2026, Hadirkan Data Akurat untuk Pembangunan Daerah*

“Melalui beasiswa ini diharapkan banyak dokter spesialis, yang akan mengisi fasilitas kesehatan di Banyuwangi, untuk meningkatkan pelayananan kesehatan masyarakat,” kata Ipuk.

Beasiswa ini mencakup berbagai rumpun ilmu kesehatan dan spesialisasi medis, di antaranya:

Dokter Spesialis: Jantung, Saraf, Urologi, THT, Orthopedi dan Traumatologi, Penyakit Dalam.

Dokter Spesialis: Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi, Kedokteran Jiwa, Mata, Bedah Mulut dan Maksilofasial.

Dokter Gigi Spesialis: Konservasi Gigi serta Bedah Mulut dan Maksilofasial.
Tenaga Kesehatan: Apoteker, Ahli Gizi, Ahli Sanitasi, Bidan, dan Perawat.

Jurusan Non-Kesehatan: Teknologi Produksi Tanaman Pangan, Teknik dan Infrastruktur, Ekonomi Kreatif dan Pariwisata, Pendidikan, serta Ilmu Sosial.

Khusus untuk tenaga kesehatan seperti bidan, perawat dan apoteker, pemerintah memberikan prioritas bagi mereka yang bersedia bertugas di wilayah terpencil.(Tim/Tp)

Berita Terkait

Saat Audensi,Dinas Dikpora Bima Dituduh Hindari Tanggung Jawab: Berlindung di Balik Aturan yang Belum Sah untuk Program Revitalisasi Sekolah
Sengketa Bantuan Pendidikan SMPN 8 Lambu TA 2026: Dinas Dikbudpora Bima Tegaskan Prosedur, BAPEKA-NTB Sorot Potensi Penyimpangan
LPPK-NTB AKSI DI BRI CABANG BIMA: TOLAK PRAKTIK ASURANSI YANG TAK BERDASAR HUKUM DAN MERUGIKAN MASYARAKAT ,HANYA MENGUNTUNGKAN BANK
Ditpolairud Polda Sulut Patroli Intensif Sambut Delegasi Uni Eropa
SEKJEN DPP BAPEKA NTB: KASUS KURANG CATAT KAS PUSKESMAS SAPE, PEMERINTAH DIMINTA TINDAK TEGAS JABATAN KEPALA PUSKESMAS
BAPEKA NTB AJUKAN RDP KE DPRD BIMA: DESAK KEJELASAN GANTI RUGI LAHAN WARGA UNTUK KEPENTINGAN UMUM
DPRD KOTA BIMA TANGGAPI ASPIRASI FUI: DORONG REVISI PERDA KETERTIBAN UMUM SECARA MENYELURUH
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:03

Aktivitas PETI Menggunakan Alat Berat di Kelurahan Muara Lembu, diduga Milik Rauf Tak Tersentu Hukum, APH Diminta Tindak Tegas..

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:31

Saat Audensi,Dinas Dikpora Bima Dituduh Hindari Tanggung Jawab: Berlindung di Balik Aturan yang Belum Sah untuk Program Revitalisasi Sekolah

Senin, 20 Juli 2026 - 23:02

Sengketa Bantuan Pendidikan SMPN 8 Lambu TA 2026: Dinas Dikbudpora Bima Tegaskan Prosedur, BAPEKA-NTB Sorot Potensi Penyimpangan

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:40

Membongkar Skandal Pajak ‘Siluman’ BPKAD Kota Bima: Diduga Jadi Modus Amankan Mafia Tanah Reklamasi Amahami!.p

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:57

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:38

Pengurus Pusat UAR Tegaskan Pembentukan Satgas Nasional Penanggulangan Bencana Kekeringan

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:18

Direktur Adomart Yudi Siswanto Resmikan Cabang Ketiga di Jati, Perluas Layanan untuk Masyarakat Kota Padang

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:17

Residivis Curanmor Ditangkap, Polda Sumsel Bongkar Penipuan Digital Berkedok Bhayangkara Run 2026

Berita Terbaru

Berita

Sabtu, 18 Jul 2026 - 16:57