RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Bupati Bogor Apresiasi Kesiapan Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026

- Penulis

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR //TintaPos.Com// – Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan apresiasi kepada jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), serta seluruh unsur yang terlibat dalam pengamanan Hari Raya Idul Fitri melalui Operasi Ketupat Lodaya 2026.

Hal tersebut disampaikan Rudy saat memantau langsung kesiapan pasukan pada Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya di area Barat (VVIP) Stadion Pakansari, Kamis (12/3).

Rudy menegaskan, keberadaan para petugas sangat penting untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif, terutama ketika masyarakat melaksanakan tradisi mudik Lebaran. Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat, mulai dari TNI, Polri, jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor, hingga instansi pendukung seperti Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD, Pramuka, dan elemen masyarakat lainnya.

“Ketika masyarakat melaksanakan mudik dan berkumpul dengan keluarga, para petugas tetap berjaga memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga di Kabupaten Bogor,” ujar Rudy.

Menurutnya, sinergi lintas instansi menjadi kunci keberhasilan pengamanan selama masa Lebaran. Kerja sama tersebut mencakup pengaturan lalu lintas, kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, hingga pengamanan kawasan-kawasan strategis di wilayah Kabupaten Bogor. Dengan berbagai langkah tersebut, pemerintah daerah bersama kepolisian berharap perayaan Idul Fitri dapat berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Sementara itu, Kapolres Bogor Wikha Ardilestanto menjelaskan bahwa Operasi Ketupat Lodaya 2026 akan berlangsung mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Dalam operasi tersebut, lebih dari 5.000 personel dikerahkan untuk melakukan pengamanan.

Baca Juga:  AKSI BAPEKA-NTB JILID 2 DESAK DPRD KOTA BIMA, PENJAHAT HARUS DISERET, KANTOR DIKES AKAN DISEGEL KALAU TIDAK ADA KEPASTIAN

“Sebanyak 1.099 personel dari Polres Bogor diturunkan, ditambah lebih dari 4.000 personel gabungan dari berbagai instansi seperti TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan unsur masyarakat,” jelasnya.

Untuk mendukung pelayanan kepada pemudik, Polres Bogor juga menyiapkan 14 pos pengamanan yang tersebar di sejumlah wilayah. Selain itu, disiapkan satu pos pelayanan di kawasan Rest Area Gunung Mas serta satu pos terpadu di Pos Hugeng Gadog.

Di kawasan Puncak, kepolisian juga menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan. Sistem one way akan diberlakukan apabila volume kendaraan yang melintas di Gerbang Tol Ciawi menuju Puncak mencapai sekitar 2.200 hingga 2.500 kendaraan per jam.

Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan konvoi pada malam takbiran guna menghindari potensi gesekan di masyarakat. Ia mengajak warga mengisi malam takbiran dengan kegiatan positif, seperti takbiran di masjid atau tempat ibadah.

Selain pengamanan arus mudik, Polres Bogor juga melakukan pemantauan terhadap ketersediaan bahan bakar dan bahan pokok. Personel Bhabinkamtibmas dikerahkan untuk melakukan pengecekan ke sejumlah SPBU serta memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak melakukan panic buying. [AM]

Berita Terkait

BAPEKA-NTB: BERDASARKAN DATA BPJS KETENAGAKERJAAN BIMA — PT PRIBUMI CAHAYA AGUNG UTAMA HANYA BERI 2 DARI 4 PROGRAM JAMINAN SOSIAL, ANCAMAN PENUTUPAN OPERASIONAL
KETUA RT WINDRA KECEWA: LURAH TIDAK TEGAS SANKSI PENYIMPANGAN KOORDINATOR EL, SEAKAN MEMBERIKAN RUANG PENGAMBILAN JABATAN
Proyek Rp344 Juta Tanpa Papan, Lalu Ditempel di Pohon — BAPEKA-NTB: Itu Melanggar Semua Aturan.Di Sorot Pinjam Perusahaan
BAPEKA-NTB LAPORKAN DIREKTUR RSUD KOTA BIMA: DUGAAN PENYALAHGUNAAN WEWENANG, PENGERUSAKAN ASET, HINGGA PENGGUNAAN DANA CSR TANPA PROSEDUR SAH
Anggota DPR Provinsi NTB dari Fraksi Partai Demokrat Abdul Rauf ST, MM Gelar Sosialisasi Dua Rancangan Perda di Kota Bima, Tekankan Pencegahan Judi Online & Perlindungan Petani — Serta Umumkan Turnamen Gaple Memperingati HUT RI Ke-81
AKSI BAPEKA-NTB JILID 2 DESAK DPRD KOTA BIMA, PENJAHAT HARUS DISERET, KANTOR DIKES AKAN DISEGEL KALAU TIDAK ADA KEPASTIAN
KABAG PBJ KOTA BIMA IRWANSYAH, MAP BUKA SUARA TEGAS: SAYA TIDAK BERWENANG MENGUBAH DPA MAUPUN PANGKAS ANGGARAN — PROYEK RSUD PROSES PENGADAAN CACAT KARENA RUP TIDAK SESUAI DPA
BAPEKA-NTB HADIR DI RDP DPRD KOTA BIMA, SELURUH ANGGOTA KOMISI I HADIR — JANJI EVALUASI & SIAP KELUARKAN REKOMENDASI PENGHENTIAN SEMENTARA, DESAK DPRD LAPORKAN TINDAK PIDANA PERUSAKAN ASET DAN PELANGGARAN ATURAN CSR
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:22

KETUA UMUM GARDA MUDA REVOLUSIONER SIAP TINDAK LANJUTI TEMUAN DUGAAN PELANGGARAN LINGKUNGAN, SOMASI PT PELITA INSAN TIMUR

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:57

Dukung Fakta Media Tinta Pos, LSM NTB Akan Usut Tuntas & Laporkan Jaringan TPPO Vina ke Mabes Polri

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:36

KSATRIA MUDA MERAH PUTIH KOTA BIMA AKBAR INVALIDE BANGUN GERAKAN BERSAMA KELUARGA KORBAN — DESAK CV. GARUDA BERTANGGUNG JAWAB ATAS BURUH HARIAN CACAT PERMANEN

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:04

Akbar Invalide Kritik Keras Kinerja Kejari Bima, Soal Sera Suba Dinilai Jalan di Tempat.

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:57

KABAG PBJ KOTA BIMA IRWANSYAH, MAP BUKA SUARA TEGAS: SAYA TIDAK BERWENANG MENGUBAH DPA MAUPUN PANGKAS ANGGARAN — PROYEK RSUD PROSES PENGADAAN CACAT KARENA RUP TIDAK SESUAI DPA

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:47

BAPEKA-NTB HADIR DI RDP DPRD KOTA BIMA, SELURUH ANGGOTA KOMISI I HADIR — JANJI EVALUASI & SIAP KELUARKAN REKOMENDASI PENGHENTIAN SEMENTARA, DESAK DPRD LAPORKAN TINDAK PIDANA PERUSAKAN ASET DAN PELANGGARAN ATURAN CSR

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:13

BARA NTB GELAR AKSI SOROTI BOBROKNYA MANAJEMEN PT PLN NUSA DAYA NTB, DESAK PEMBERHENTIAN DIREKTUR HINGGA EVALUASI TOTAL SISTEM KERJA

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 05:26

Aliansi Cyber Pers Aktivis Indonesia Soroti Dugaan Penyelewengan Bantuan Bencana: Transparansi dan Integritas Harus Dikawal

Berita Terbaru