RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Seperti Menghindari Waktu Kerja Pemurnian Emas Ilegal di Koto baru, kapolsek Singingi Hilir Lakukan Razia Pagi Hari

- Penulis

Rabu, 26 November 2025 - 03:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuansing //TintaPos.Com// – Tak pernah bisa habis aktivitas yang menjadi perusakan lingkungan seperti pemurnian emas ilegal yang menampung emas dari hasil Dompeng, tepatnya di desa Koto baru kecamatan singingi hilir di belakang toko mas garuda.

Saat dikonfirmasi kapolsek singingi hilir IPTU Alferdo Krisnata Kaban, S.H., terkait razia yang dilakukan terhadap aktivitas pemurnian emas ilegal di desa Koto baru yang dilakukan pagi hari beliau tetap saja diam. Rabu, 26/11/2025

“Diam adalah emas” adalah sebuah pepatah yang berarti lebih baik diam daripada berbicara jika ucapan itu tidak baik atau tidak perlu.

Tidak semua kata “Diam” Diartikan dengan kebaikan, kata diam juga bisa diartikan menyembunyikan sesuatu untuk kepentingan oknum-oknum.

Berita yang tayang di media bahwa razia dilakukan pada pagi hari, dengan judul https://patrolikriminal86.com/2025/11/24/polsek-singingi-hilir-respon-cepat-dugaan-aktivitas-pemurnian-emas-ilegal-di-koto-baru/

Baca Juga:  Perhatian Pemerintah Desa Kampung Tengah Terhadap Masyarakat Dengan Bagikan BLT DD untuk Keluarga Kurang Mampu

Salah seorang masyarakat mengatakan “Gimana mau ditemukan adanya aktivitas pemurnian emas ilegal tersebut, APH saja lakukan razia pukul 10.30 pagi, sedangkan aktivitas tersebut di perkiraan buka pukul 17.00 – 20.00 wib, ” Jelasnya

Lanjut dia “razia yang dilakukan Kapolsek singingi hilir seakan-akan menghindari waktu beroperasi nya pemurnian emas ilegal tersebut, sudah jelas usaha tersebut menampung emas hasil dompeng di singingi hilir yang pasti pelaku dompeng akan mengantarkan hasil kerjanya antara rentang waktu tersebut, ” Tegasnya

“APH harus bertindak tegas terhadap kegiatan yang merugikan orang banyak, jangan tunggu dulu dampak negatif terjadi, karena mencegah lebih baik dari pada mengobati, ” Pak presiden bantu kami beri perlindungan dari bahayanya kegiatan ilegal, ” Pintanya***

Berita Terkait

Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Kunjungi Posko Karhutla 04 Sako, Kapolres Banyuasin Beri Dukungan dan Apresiasi kepada Petugas
Pangdam XIX Tuanku Tambusai Tinjau Jembatan Perintis Garuda, Perkuat Akses Warga Rohil
Kaposek Kuantan Hilir Lakukan Restorative Justice (RJ) Kedua Belah Pihak Sepakat Berdamai
Aktivitas PETI Merajalela, Kapolres Pasaman Barat Masih Diam Saat Dikonfirmasi
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:28

Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:32

RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:56

WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:55

Kunjungi Posko Karhutla 04 Sako, Kapolres Banyuasin Beri Dukungan dan Apresiasi kepada Petugas

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:50

Pangdam XIX Tuanku Tambusai Tinjau Jembatan Perintis Garuda, Perkuat Akses Warga Rohil

Kamis, 27 Agustus 2026 - 05:44

Kaposek Kuantan Hilir Lakukan Restorative Justice (RJ) Kedua Belah Pihak Sepakat Berdamai

Kamis, 27 Agustus 2026 - 05:04

Aktivitas PETI Merajalela, Kapolres Pasaman Barat Masih Diam Saat Dikonfirmasi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 04:40

Ikhtiar Hadapi Kemarau dan Ancaman Karhutla, Polda Sumsel Gelar Sholat Istisqo

Berita Terbaru