RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

Warga Benai Resah, Konvoi Truk Sawit Ganggu Kenyamanan dan Keselamatan Warga

- Penulis

Sabtu, 1 November 2025 - 03:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuansing //TintaPos.Com// —
Aktivitas konvoi truk pengangkut buah sawit yang setiap hari melintasi jalan perkampungan dan pemukiman warga di Desa Talontam, Kecamatan Benai, kini menjadi sumber keresahan serius bagi masyarakat.

Puluhan truk pengangkut sawit melintas setiap hari, dari siang hingga tengah malam, tanpa memperhatikan kenyamanan dan keselamatan warga sekitar. Suara bising mesin, debu tebal, dan risiko kecelakaan menjadi pemandangan yang hampir rutin di jalur perkampungan tersebut.

> “Kami bukan anti-investasi, tapi tolong jangan abai dengan masyarakat terdampak,” tegas Beni Primarta, S.IP, selaku Koordinator Kecamatan (Koorcam Benai) Dubalang Batang Kuantan yang juga menjabat sebagai Bidang Humas Ormas GRIB JAYA Kecamatan Benai.

Beni menyoroti bahwa aktivitas konvoi truk sawit ini menimbulkan berbagai persoalan serius, mulai dari:

Kemacetan: Konvoi truk besar sering menutup ruas jalan sempit di kawasan perkampungan.

Polusi: Asap kendaraan dan debu dari jalan tanah menurunkan kualitas udara yang dihirup masyarakat.

Keselamatan: Risiko kecelakaan meningkat, terutama bagi pejalan kaki dan pengguna kendaraan roda dua.

Selain itu, menurut Beni, banyak mobil pengangkut buah sawit yang tidak menggunakan jaring pengaman, sehingga buah sawit sering berjatuhan di jalan, memperparah potensi bahaya bagi pengguna jalan lainnya.

> “Aktivitas ini jelas mengganggu. Jalan kampung kami bukan jalur industri. Kami tahu ini kegiatan usaha legal, tapi bukan berarti perusahaan boleh menutup mata terhadap dampak sosial dan lingkungan yang ditimbulkannya,” ungkapnya dengan nada kecewa.

Baca Juga:  Universitas Muhammadiyah Jember Berinovasi System Aquaponik

Beni juga menegaskan bahwa sebagian besar vendor dan unit pengangkutan sawit berasal dari luar daerah, yang memuat buah dari eks PT Cerenti Subur menuju pabrik pengolahan di Desa Cengar. Hal ini menurutnya memperburuk rasa keadilan bagi masyarakat lokal yang hanya menjadi penonton di wilayahnya sendiri.

> “Kami tahu siapa KSO-nya, siapa vendor-vendornya. Semua dari luar. Sementara kami di sini hanya kebagian debu, bising, dan keresahan,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia mendesak agar perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Benai, khususnya Subkontraktor PT RAPP Estate Cerenti, tidak hanya mengambil keuntungan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat lokal.

> “Kami minta perusahaan jangan hanya fokus pada produksi. Libatkan masyarakat lokal, buka lapangan kerja, jalin komunikasi dengan pemerintah desa dan stakeholder. Jangan sampai masyarakat merasa ditinggalkan di tengah gemuruh roda bisnis sawit,” tegas Beni.

Sebagai ujung tombak keamanan berbasis komunitas, Beni juga menekankan bahwa peran Dubalang Batang Kuantan adalah membantu pemerintah dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keseimbangan ekologis di wilayahnya.

Ia menutup pernyataannya dengan pesan keras namun bijak:

> “Kami mendukung investasi yang sehat dan bertanggung jawab. Tapi jika perusahaan mengabaikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat, maka kehadirannya tidak membawa berkah — melainkan beban.”***,rls

Berita Terkait

Aktivitas PETI Menggunakan Alat Berat di Kelurahan Muara Lembu, diduga Milik Rauf Tak Tersentu Hukum, APH Diminta Tindak Tegas..
Membongkar Skandal Pajak ‘Siluman’ BPKAD Kota Bima: Diduga Jadi Modus Amankan Mafia Tanah Reklamasi Amahami!.p
LPPK-NTB AKSI DI BRI CABANG BIMA: TOLAK PRAKTIK ASURANSI YANG TAK BERDASAR HUKUM DAN MERUGIKAN MASYARAKAT ,HANYA MENGUNTUNGKAN BANK
Pengurus Pusat UAR Tegaskan Pembentukan Satgas Nasional Penanggulangan Bencana Kekeringan
Direktur Adomart Yudi Siswanto Resmikan Cabang Ketiga di Jati, Perluas Layanan untuk Masyarakat Kota Padang
Residivis Curanmor Ditangkap, Polda Sumsel Bongkar Penipuan Digital Berkedok Bhayangkara Run 2026
Jelang Panen Raya, Kelompok Tani Kembang Harapan Gelar Syukuran di Pulau Busuk Jaya
Berita ini 135 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:03

Aktivitas PETI Menggunakan Alat Berat di Kelurahan Muara Lembu, diduga Milik Rauf Tak Tersentu Hukum, APH Diminta Tindak Tegas..

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:31

Saat Audensi,Dinas Dikpora Bima Dituduh Hindari Tanggung Jawab: Berlindung di Balik Aturan yang Belum Sah untuk Program Revitalisasi Sekolah

Senin, 20 Juli 2026 - 23:02

Sengketa Bantuan Pendidikan SMPN 8 Lambu TA 2026: Dinas Dikbudpora Bima Tegaskan Prosedur, BAPEKA-NTB Sorot Potensi Penyimpangan

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:40

Membongkar Skandal Pajak ‘Siluman’ BPKAD Kota Bima: Diduga Jadi Modus Amankan Mafia Tanah Reklamasi Amahami!.p

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:57

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:38

Pengurus Pusat UAR Tegaskan Pembentukan Satgas Nasional Penanggulangan Bencana Kekeringan

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:18

Direktur Adomart Yudi Siswanto Resmikan Cabang Ketiga di Jati, Perluas Layanan untuk Masyarakat Kota Padang

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:17

Residivis Curanmor Ditangkap, Polda Sumsel Bongkar Penipuan Digital Berkedok Bhayangkara Run 2026

Berita Terbaru

Berita

Sabtu, 18 Jul 2026 - 16:57