RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Warga dan Tokoh Masyarakat Benai Bantah Tudingan Terhadap Kades FS Terkait Aktivitas Emas Ilegal

- Penulis

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto net

​BENAI //TintaPos.Com// – Sejumlah tokoh masyarakat di Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), memberikan klarifikasi terkait tudingan miring yang menerpa seorang oknum Kepala Desa berinisial FS.

Mereka menegaskan bahwa FS sudah tidak lagi terlibat dalam aktivitas penadahan emas ilegal sejak tiga bulan terakhir,
​Pernyataan ini muncul sebagai respons atas pemberitaan sebuah media daring pada 14 Januari 2024, yang menyebut Polres Kuansing seolah “tidak berdaya” menangkap FS yang dituding sebagai penadah emas berskala besar.

​Suhar, seorang tokoh adat dari Kenegerian Siberakun, menyatakan bahwa informasi yang beredar tersebut tidak sesuai dengan fakta di lapangan.
​”Apa yang dikabarkan itu tidak benar. FS sudah tidak beraktivitas seperti itu (penadah emas) sejak tiga bulan terakhir,” ujar Suhar dengan nada tegas saat ditemui awak media di Banjar Lopak Benai, Kamis (15/1/2026).
​Senada dengan Suhar, Daut, seorang pemilik warung yang sering menjadi tempat berkumpul warga, memberikan kesaksian terkait kedekatan FS dengan aparat kepolisian. Menurutnya, pertemuan antara FS dengan Kanit Reskrim maupun personel Polsek Benai adalah hal yang wajar mengingat status FS sebagai kepala desa.

Baca Juga:  Analisis RAB Proyek Serasuba Kota Bima: Dua Pos Utama Tak Sesuai Realisasi, Anggaran Miliaran Menguap Tanpa Bukti Fisik

​”Sebagai Kades, wajar saja ia ngopi bareng polisi. Saya mendengar sendiri percakapan mereka hanya seputar Kamtibmas di desa dan bercengkrama biasa. Tidak ada yang mencurigakan,” jelas Daut.

​Kritik tajam juga datang dari tokoh muda Kecamatan Benai, Beni Ardi. Ia menilai pemberitaan yang menyudutkan FS tersebut tidak berimbang dan mengabaikan prinsip dasar jurnalistik.
​”Setelah saya baca, narasumbernya tidak jelas. Penulisannya terkesan bebas tanpa ada konfirmasi (cover both sides) kepada pihak-pihak terkait, baik kepada FS, Kanit Reskrim, maupun saksi mata di lokasi,” ungkap Beni.

​Ia menambahkan bahwa sebuah produk jurnalistik seharusnya berpegang teguh pada 11 Kode Etik Jurnalistik (KEJ), terutama dalam hal verifikasi informasi agar tidak menjadi fitnah atau opini yang menyesatkan masyarakat.

​Hingga berita ini diturunkan, pihak-pihak terkait terus memantau perkembangan situasi di lapangan guna menjaga kondusivitas di wilayah Kecamatan Benai.

Berita Terkait

Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Kunjungi Posko Karhutla 04 Sako, Kapolres Banyuasin Beri Dukungan dan Apresiasi kepada Petugas
Pangdam XIX Tuanku Tambusai Tinjau Jembatan Perintis Garuda, Perkuat Akses Warga Rohil
Kaposek Kuantan Hilir Lakukan Restorative Justice (RJ) Kedua Belah Pihak Sepakat Berdamai
Aktivitas PETI Merajalela, Kapolres Pasaman Barat Masih Diam Saat Dikonfirmasi
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:28

Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:32

RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:56

WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:55

Kunjungi Posko Karhutla 04 Sako, Kapolres Banyuasin Beri Dukungan dan Apresiasi kepada Petugas

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:50

Pangdam XIX Tuanku Tambusai Tinjau Jembatan Perintis Garuda, Perkuat Akses Warga Rohil

Kamis, 27 Agustus 2026 - 05:44

Kaposek Kuantan Hilir Lakukan Restorative Justice (RJ) Kedua Belah Pihak Sepakat Berdamai

Kamis, 27 Agustus 2026 - 05:04

Aktivitas PETI Merajalela, Kapolres Pasaman Barat Masih Diam Saat Dikonfirmasi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 04:40

Ikhtiar Hadapi Kemarau dan Ancaman Karhutla, Polda Sumsel Gelar Sholat Istisqo

Berita Terbaru