RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Siltap 5 Bulan dan Tunda Bayar 3 Bulan Belum Kunjung Cair, Kades Pertanyakan Janji Pemda Kuansing???

- Penulis

Kamis, 6 November 2025 - 04:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Foto : ilustrasi/net

Kuansing //TintaPos.Com – Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) Provinsi Riau mengeluhkan terjadinya tunggakan dan tunda bayar penghasilan tetap (siltap) yang tidak kunjung cair dari Alokasi Dana Desa (ADD) dari APBD Kuansing tahun 2024 dan 2025.

Saat ini Pemda Kuansing menunggak siltap para kepala desa selama 8 bulan, dengan rinciannya 5 bulan nunggak di tahun 2025, dan 3 bulan tunda bayar tahun 2024 lalu. Atas kejadian ini, kepala desa di Kuansing merasa dijadikan “sapi perahan” di tengah segudang kegiatan yang mesti dilaksanakan di desa.

“Kita kades di Kuansing merasa tidak diperhatikan Pemda Kuansing, siltap kita sudah 8 bulan tidak cair, termasuk tunda bayar tahun 2024, 3 bulan, dengan apa kita mau ngasih anak istri makan? jadi terkadang kita mikir, merasa dibuat seperti “sapi perahan” soalnya tuntutan berbagai kegiatan di desa cukup banyak, belum lagi berbagai macam iuran desa dengan berbagai kebutuhan untuk mensukseskan kegiatan,” kata salah seorang kades yang minta namanya tidak di publikasikan dengan kepada media ini Kamis (6/11/2025) pagi di Kuansing.

Menurutnya, Pemda Kuansing terutama dinas Sosial PMD, pernah menyebut akan menyicil tunggakan siltap para kepala desa setiap bulan, nyatanya apa?. Tidak satupun janji – janji itu ditepati, jadi kita (kades) sudah muak dengan perlakuan yang selalu kita dijadikan objek untuk berbagai hal kegiatan.

Sementara itu kata kades ini, di Kabupaten tetangga seperti Inhu, tidak terjadi hal seperti di tempat kita. Seperti tunda bayar siltap dari ADD, termasuk tunggakan siltap pada tahun berjalan 2025 ini. Itu tidak terjadi di daerah lain. Jadi dia mikiir di Kuansing ini kok begitu bobrok pengelolaan anggaran, sehingga terjadi tunggakan siltap berbulan bulan lamanya.

” Heran juga kita, pengelolaan anggaran di kabupaten kita ini, kami dengar di Kabupaten lain tidak terjadi seperti ini. Padahal kalau alasannya efisiensi, kabupaten lain juga mengalami efisiensi, jadi kita tidak mengerti lagi, ini sudah sangat parah ini, kami aja sudah minjam sana sini untuk biaya hidup keluarga, gimana dengan masyarakat lainnya,” ungkap kades yang saat itu ngopi dengan sejumlah kades lainnya di salah satu kedai kopi di Kuansing.

Baca Juga:  Joni putra : dorong kegiatan kegiatan keagamaan di sariak Laweh

Terakhir kades mohon, melalui media ini, semoga di dengar oleh Bupati Kuansing, agar siltap para kades di prioritaskan untuk dibayar sesuai dengan tunggakan yang terjadi saat ini. Kalau mau dicicil tiap bulan, menurut dia, sudah tidak memungkinkan karena sekarang katanya sudah bulan November, tinggal satu bulan lagi sudah tutup tahun.

” Kami mohon perhatian Bupati Kuansing, untuk bisa memprioritaskan pembayaran tunggakan siltap dan tunda bayar di tahun 2024 di bayarkan penuh, karena kami mengharapkan itu, untuk menutupi berbagai kebutuhan keperluan keluarga,” sebutnya.

Informasi yang didapat dari teman – teman Kades lainnya katanya, Ketua Forum Kades Kuansing sudah bertemu Kepala BPKAD Kuansing Japrinaldi, AP MIP, saat itu diiperoleh keterangan Japrinaldi Kepala BPKAD, bahwa para kades diberi dua opsi, memilih tunda bayar atau tunggakan siltap tahun berjalan 2025 untuk diselesaikan. Karena menurutnya kemampuan keuangan daerah yang sangat terbatas.

” Untuk tunda bayar saya belum bisa pastikan, karena kondisi keuangan daerah. Pada saat ketua forum dan teman – teman lainnya ke BPKAD, saya sudah sampaikan bahwa pilihannya tunda bayar atau tahun berjalan, teman- teman forum jawab tahun berjalan,” jelas Japrinaldi, AP MIP Kepala BPKAD Kuansing sebagaimana penjelasannya kepada Ketua Forum Kades yang pada saat itu bertemu langsung.rls/tm

Berita Terkait

Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
BAPEKA-NTB: BERDASARKAN DATA BPJS KETENAGAKERJAAN BIMA — PT PRIBUMI CAHAYA AGUNG UTAMA HANYA BERI 2 DARI 4 PROGRAM JAMINAN SOSIAL, ANCAMAN PENUTUPAN OPERASIONAL
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Kunjungi Posko Karhutla 04 Sako, Kapolres Banyuasin Beri Dukungan dan Apresiasi kepada Petugas
KETUA RT WINDRA KECEWA: LURAH TIDAK TEGAS SANKSI PENYIMPANGAN KOORDINATOR EL, SEAKAN MEMBERIKAN RUANG PENGAMBILAN JABATAN
Proyek Rp344 Juta Tanpa Papan, Lalu Ditempel di Pohon — BAPEKA-NTB: Itu Melanggar Semua Aturan.Di Sorot Pinjam Perusahaan
Berita ini 267 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:22

KETUA UMUM GARDA MUDA REVOLUSIONER SIAP TINDAK LANJUTI TEMUAN DUGAAN PELANGGARAN LINGKUNGAN, SOMASI PT PELITA INSAN TIMUR

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:57

Dukung Fakta Media Tinta Pos, LSM NTB Akan Usut Tuntas & Laporkan Jaringan TPPO Vina ke Mabes Polri

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:36

KSATRIA MUDA MERAH PUTIH KOTA BIMA AKBAR INVALIDE BANGUN GERAKAN BERSAMA KELUARGA KORBAN — DESAK CV. GARUDA BERTANGGUNG JAWAB ATAS BURUH HARIAN CACAT PERMANEN

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:04

Akbar Invalide Kritik Keras Kinerja Kejari Bima, Soal Sera Suba Dinilai Jalan di Tempat.

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:57

KABAG PBJ KOTA BIMA IRWANSYAH, MAP BUKA SUARA TEGAS: SAYA TIDAK BERWENANG MENGUBAH DPA MAUPUN PANGKAS ANGGARAN — PROYEK RSUD PROSES PENGADAAN CACAT KARENA RUP TIDAK SESUAI DPA

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:47

BAPEKA-NTB HADIR DI RDP DPRD KOTA BIMA, SELURUH ANGGOTA KOMISI I HADIR — JANJI EVALUASI & SIAP KELUARKAN REKOMENDASI PENGHENTIAN SEMENTARA, DESAK DPRD LAPORKAN TINDAK PIDANA PERUSAKAN ASET DAN PELANGGARAN ATURAN CSR

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:13

BARA NTB GELAR AKSI SOROTI BOBROKNYA MANAJEMEN PT PLN NUSA DAYA NTB, DESAK PEMBERHENTIAN DIREKTUR HINGGA EVALUASI TOTAL SISTEM KERJA

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 05:26

Aliansi Cyber Pers Aktivis Indonesia Soroti Dugaan Penyelewengan Bantuan Bencana: Transparansi dan Integritas Harus Dikawal

Berita Terbaru