KOTA BIMA—//Tintapos.com// – Ketua DPRD Kota Bima Syamsurih, S.H., didampingi Wakil Ketua II M. Ryan Kusuma Permadi, S.H., Ketua Komisi II Gina Andriani, serta Anggota DPRD Amir Syarifuddin, S.H.I., menerima audiensi dan penyampaian aspirasi dari Aliansi BEM Nusantara di lingkungan Kantor DPRD Kota Bima Pada
Dalam pertemuan yang berlangsung tertib dan kondusif itu, Aliansi BEM Nusantara mengajukan delapan poin tuntutan yang menyentuh kepentingan masyarakat luas, yakni evaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, peninjauan Koperasi Desa Merah Putih, pengawasan alat ukur timbangan di gudang dan pelabuhan, penanganan kelangkaan serta kenaikan harga LPG 3 kilogram, pemerataan pembangunan jalan dan penerangan jalan umum, pengaktifan kembali BUMD, penertiban galian C tanpa izin, serta pengaturan parkir liar di lingkungan RSUD.
Ketua DPRD Syamsurih menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif mahasiswa dalam mengawasi kebijakan daerah. “Kami menerima seluruh aspirasi yang disampaikan. Setiap poin akan segera dibahas dan kami tindak lanjut melalui rapat kerja, dengar pendapat, serta koordinasi dengan instansi terkait sesuai kewenangan,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa sejumlah isu seperti kelangkaan LPG, aktivitas galian C, dan penguatan BUMD sudah masuk dalam agenda pengawasan DPRD, sehingga masukan mahasiswa menjadi dorongan kuat untuk mempercepat penyelesaian.
Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD M. Ryan Kusuma Permadi menekankan pentingnya sinergi antarpihak. “Penyelesaian masalah membutuhkan kerja sama antara mahasiswa, masyarakat, pemerintah daerah, dan DPRD agar berjalan objektif dan sesuai aturan,” ujarnya.
Di akhir pertemuan, DPRD kembali menegaskan komitmen mengawal seluruh usulan melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan demi kepentingan warga Kota Bima.
Red.





















