RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

ANGGA TAHER BANTAH ISU PAKET PROYEK DIMONOPOLI GAPENSI KOTA BIMA: TENDER BERJALAN TERBUKA DAN BERDASARKAN FAKTA

- Penulis

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BIMA-//Tintapos.com//– Belakangan ini beredar luas di media sosial narasi yang menyatakan paket pekerjaan konstruksi di Kabupaten Bima didominasi bahkan dikuasai perusahaan yang tergabung dalam Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kota Bima. Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Gapensi Kota Bima, Angga Taher, meminta masyarakat menyikapi isu ini secara objektif dan berdasar fakta, bukan sekadar asumsi atau persepsi semata.

Pernyataan ini disampaikan Angga Taher secara khusus kepada awak media pada Selasa, 14 Juli 2026.

“Perlu dipahami, Gapensi hanyalah salah satu dari sekian banyak asosiasi badan usaha konstruksi yang diakui di Indonesia. Seluruh asosiasi memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk mengikuti pengadaan pemerintah, selama memenuhi syarat dokumen serta peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Angga.

Ia menegaskan bahwa proses pemilihan penyedia pekerjaan dilaksanakan sepenuhnya secara elektronik melalui sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Setiap badan usaha yang memenuhi syarat berkompetisi secara terbuka tanpa kecuali.

“Penentuan pemenang murni berdasarkan hasil evaluasi administrasi, kualifikasi, teknis, dan harga penawaran, sama sekali tidak didasarkan pada asal keanggotaan asosiasi,” jelasnya.

Bahkan berdasarkan pemantauan pelaksanaan tender di LPSE Kabupaten Bima, banyak paket pekerjaan justru dimenangkan dengan potongan harga atau diskon di atas 10 persen dari Harga Perkiraan Sendiri (HPS). Kondisi ini menandakan persaingan berjalan sangat ketat dan kompetitif, sekaligus membantah anggapan bahwa pemenang sudah diatur sebelumnya atau dikuasai kelompok tertentu.

Baca Juga:  Safari di Masjid Agung Ar-Raudhah, Bupati Kuansing Himbau ASN kuansing Agar Belanja di Pasar yang ada Di Daerah

Terkait pelaku usaha yang belum berhasil memenangkan tender, Angga menyarankan hal tersebut dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan daya saing masing-masing perusahaan. Faktor kelengkapan administrasi, kualifikasi tenaga kerja, ketersediaan peralatan, pengalaman kerja, hingga penyusunan harga penawaran yang kompetitif adalah kunci utama keberhasilan dalam proses lelang.

“Kritik terhadap proses pengadaan adalah hak setiap pihak. Namun tuduhan dominasi, monopoli, atau keberpihakan harus didukung bukti yang kuat dan ditempuh melalui mekanisme hukum yang tersedia, bukan sekadar menyebarkan persepsi di media sosial,” pesannya.

Di akhir pernyataan, Gapensi Kota Bima berharap seluruh pelaku usaha konstruksi dapat bersama-sama membangun budaya kompetisi yang profesional, sehat, dan transparan, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap proses pengadaan pemerintah tetap terjaga dan setiap badan usaha memiliki peluang yang setara untuk maju.

Red.

Berita Terkait

Saat Audensi,Dinas Dikpora Bima Dituduh Hindari Tanggung Jawab: Berlindung di Balik Aturan yang Belum Sah untuk Program Revitalisasi Sekolah
Sengketa Bantuan Pendidikan SMPN 8 Lambu TA 2026: Dinas Dikbudpora Bima Tegaskan Prosedur, BAPEKA-NTB Sorot Potensi Penyimpangan
LPPK-NTB AKSI DI BRI CABANG BIMA: TOLAK PRAKTIK ASURANSI YANG TAK BERDASAR HUKUM DAN MERUGIKAN MASYARAKAT ,HANYA MENGUNTUNGKAN BANK
Ditpolairud Polda Sulut Patroli Intensif Sambut Delegasi Uni Eropa
Antisipasi Kelangkaan dan Kemacetan, Personel Polsek Deli Tua Gencarkan Monitoring serta Pengaturan Lalu Lintas di SPBU
MULAI BABAK BARU: PEMBENTUKAN KARAKTER CALON TAMTAMA INFANTERI RESMI DIBUKA DI SECATA RINDAM XIII/MERDEKA
Mimbar Hukum Indonesia Kupas Tuntas Sengketa Harta Gono-Gini Rumah KPR dalam Webinar Nasional
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:03

Aktivitas PETI Menggunakan Alat Berat di Kelurahan Muara Lembu, diduga Milik Rauf Tak Tersentu Hukum, APH Diminta Tindak Tegas..

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:31

Saat Audensi,Dinas Dikpora Bima Dituduh Hindari Tanggung Jawab: Berlindung di Balik Aturan yang Belum Sah untuk Program Revitalisasi Sekolah

Senin, 20 Juli 2026 - 23:02

Sengketa Bantuan Pendidikan SMPN 8 Lambu TA 2026: Dinas Dikbudpora Bima Tegaskan Prosedur, BAPEKA-NTB Sorot Potensi Penyimpangan

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:40

Membongkar Skandal Pajak ‘Siluman’ BPKAD Kota Bima: Diduga Jadi Modus Amankan Mafia Tanah Reklamasi Amahami!.p

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:57

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:38

Pengurus Pusat UAR Tegaskan Pembentukan Satgas Nasional Penanggulangan Bencana Kekeringan

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:18

Direktur Adomart Yudi Siswanto Resmikan Cabang Ketiga di Jati, Perluas Layanan untuk Masyarakat Kota Padang

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:17

Residivis Curanmor Ditangkap, Polda Sumsel Bongkar Penipuan Digital Berkedok Bhayangkara Run 2026

Berita Terbaru

Berita

Sabtu, 18 Jul 2026 - 16:57