RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

JEJAK DIGITAL TERBONGKAR: MELVA PARDEDE DIDUGA BUKAN OJOL ASLI, MELAINKAN AKTOR LAPANGAN POLITIK

- Penulis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta

– //Tintapos.com//

SABTU, 29 AGUSTUS 2026

Viralnya video Melva Pardede yang tampil mengenakan atribut ojek online dan menyampaikan pernyataan-pernyataan di depan massa justru memicu kecurigaan mendalam di kalangan netizen. Berkat upaya penelusuran jejak digital atau cyber-sleuthing yang dilakukan warganet, perlahan namun pasti terungkap fakta-fakta yang mengubah seluruh sudut pandang publik terhadap sosok tersebut. Hasil penelusuran menunjukkan dugaan kuat bahwa Melva bukanlah seorang pengemudi ojek online murni, melainkan seseorang yang memiliki latar belakang aktivitas terorganisir di dunia politik dan aksi unjuk rasa.

Dari penelusuran rekam jejak digital yang beredar, ditemukan bukti-bukti yang mengarah pada keterlibatan Melva Pardede sebagai anggota tim sukses salah satu calon anggota DPR RI pada pemilihan sebelumnya. Beberapa netizen bahkan menemukan kaitan yang mengarah pada keanggotaan atau kaderisasi di salah satu partai politik tertentu. Temuan ini semakin memperkuat dugaan bahwa kehadirannya di tengah massa bukan semata-mata mewakili suara rakyat kecil, melainkan bisa jadi membawa kepentingan politik tertentu di belakangnya.

Yang paling mencolok adalah pola kehadirannya dalam rentang waktu yang cukup panjang di berbagai aksi demonstrasi dengan isu yang berbeda-beda, namun selalu muncul di titik yang mudah tertangkap kamera. Pada Mei 2025, saat aksi buruh, Melva terpantau hadir namun bukan berdiri bersama massa buruh, justru terekam berdiri santai di belakang barisan aparat keamanan, terlihat tidak menyatu dengan peserta aksi lainnya. Kemudian pada Agustus 2026, saat aksi di DPR, ia muncul kembali menjadi sorotan publik, namun kali ini mengubah total penampilannya dengan mengenakan jaket dan identitas sebagai pengemudi ojek online. Penampilan yang berubah-ubah di setiap momen aksi ini semakin menebalkan dugaan adanya penyamaran. Netizen menyebut pola ini sebagai ciri khas aktivis unjuk rasa yang terorganisir dan berpindah-pindah kelompok sesuai kebutuhan momen, bukan warga biasa yang menyuarakan aspirasinya sendiri.

Baca Juga:  Cegah Stunting, Pemdes Siberobah, Bagikan PMT untuk Balita dan Ibu Hamil

Poin yang paling meruntuhkan narasi yang dibawakan Melva adalah statusnya sebagai mitra pengemudi ojek online yang belum pernah terverifikasi secara independen maupun resmi oleh pihak penyedia layanan aplikasi maupun komunitas pengemudi. Komunitas pengemudi ojek online asli Jakarta pun angkat bicara dan memprotes keras tindakan Melva. Mereka menilai Melva mencoreng nama baik profesi pengemudi ojek online yang jujur bekerja, sekaligus memanfaatkan atribut tersebut semata-mata untuk memprovokasi, menggiring opini publik, dan menyamar sebagai rakyat kecil demi tujuan yang tidak diketahui. Meskipun di media sosial lamanya sesekali terlihat berfoto mengenakan atribut serupa, publik menilai hal itu tidak lebih dari penyamaran atau persiapan alat untuk aksi di lapangan, bukan identitas pekerjaan yang sesungguhnya.

Rangkaian temuan jejak digital ini menyisakan pertanyaan besar di benak publik: Siapa sebenarnya Melva Pardede? Dan siapa yang berada di baliknya? Mengapa seseorang yang memiliki latar belakang tim sukses politik dan berpengalaman dalam aksi unjuk rasa justru menyamar sebagai pengemudi ojek online? Tindakan ini bukan sekadar berbohong kepada publik, melainkan memanfaatkan kesucian perjuangan rakyat kecil demi kepentingan yang tersembunyi. Publik berharap aparat berwenang dapat menindaklanjuti dugaan ini secara transparan. Karena jika sosok seperti ini dibiarkan menggiring opini publik dengan penyamaran, maka yang dirugikan bukan hanya profesi pengemudi ojek online yang jujur, melainkan kepercayaan seluruh masyarakat terhadap setiap aspirasi yang disampaikan di jalanan.

Red.

Berita Terkait

SEJARAH TERULANG: SEPERTI BANJIR MASA NUH, NEPAL DILANDA AIR DAHSYAT SETELAH MENINDAS UMAT ISLAM DAN MERUSAK MASJID
Dukung Fakta Media Tinta Pos, LSM NTB Akan Usut Tuntas & Laporkan Jaringan TPPO Vina ke Mabes Polri
Lewat 22 60 Hari, NasPol NTB Desak APH Usut Kelebihan Bayar Belanja ATK Rp. 481 Juta di Pemkab Bima
SELAMAT HUT RI KE-81: KEPALA SMAS MUHAMMADIYAH SAPE PANGGIL SEMANGAT KEMERDEKAAN MELALUI PENDIDIKAN BERKARAKTER DAN BERKUALITAS
DIRGAHAYU RI KE-81: KEPALA DINAS PERHUBUNGAN NTB AJAK JADIKAN KEMERDEKAAN PEMACU KEMAJUAN LAYANAN TRANSPORTASI
MOMEN BERSEJARAH: KADIS LINGKUNGAN HIDUP KOTA BIMA JABAT INSPEKTUR UPACARA HUT RI KE-81 DI TPA OIMBO
REFLEKSI MERDEKA: Aksi Moral di Hari Proklamasi, Menggugat Gurita Korupsi di Atas Tanah Suci Cagar Budaya Serasuba.
BARA NTB SOROT MANAJEMEN PLN NTB: DARI K3 ABAI HINGGA DUGAAN KETIDAK TRANSPARANSI CSR, DESAK PEMBERHENTIAN DIREKTUR DAN JADWALKAN AKSI DEMO
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:22

KETUA UMUM GARDA MUDA REVOLUSIONER SIAP TINDAK LANJUTI TEMUAN DUGAAN PELANGGARAN LINGKUNGAN, SOMASI PT PELITA INSAN TIMUR

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:57

Dukung Fakta Media Tinta Pos, LSM NTB Akan Usut Tuntas & Laporkan Jaringan TPPO Vina ke Mabes Polri

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:36

KSATRIA MUDA MERAH PUTIH KOTA BIMA AKBAR INVALIDE BANGUN GERAKAN BERSAMA KELUARGA KORBAN — DESAK CV. GARUDA BERTANGGUNG JAWAB ATAS BURUH HARIAN CACAT PERMANEN

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:04

Akbar Invalide Kritik Keras Kinerja Kejari Bima, Soal Sera Suba Dinilai Jalan di Tempat.

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:57

KABAG PBJ KOTA BIMA IRWANSYAH, MAP BUKA SUARA TEGAS: SAYA TIDAK BERWENANG MENGUBAH DPA MAUPUN PANGKAS ANGGARAN — PROYEK RSUD PROSES PENGADAAN CACAT KARENA RUP TIDAK SESUAI DPA

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:47

BAPEKA-NTB HADIR DI RDP DPRD KOTA BIMA, SELURUH ANGGOTA KOMISI I HADIR — JANJI EVALUASI & SIAP KELUARKAN REKOMENDASI PENGHENTIAN SEMENTARA, DESAK DPRD LAPORKAN TINDAK PIDANA PERUSAKAN ASET DAN PELANGGARAN ATURAN CSR

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:13

BARA NTB GELAR AKSI SOROTI BOBROKNYA MANAJEMEN PT PLN NUSA DAYA NTB, DESAK PEMBERHENTIAN DIREKTUR HINGGA EVALUASI TOTAL SISTEM KERJA

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 05:26

Aliansi Cyber Pers Aktivis Indonesia Soroti Dugaan Penyelewengan Bantuan Bencana: Transparansi dan Integritas Harus Dikawal

Berita Terbaru