RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dugaan Penganiayaan Warga Bima Libatkan Oknum TNI AL Korban Tempuh Jalur Hukum, Masyarakat Tuntas Keadilan Tanpa Pandang Bulu

- Penulis

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BIMA-//Tintapos.com// — Seorang warga biasa bernama Agus Pardin (47 tahun) harus merasakan sakit di tubuh sekaligus kekhawatiran di hati, setelah diduga menjadi korban penganiayaan yang diduga melibatkan oknum anggota TNI Angkatan Laut. Kasus ini kini menjadi sorotan publik, menguji kepercayaan masyarakat terhadap tegaknya hukum dan perlindungan negara bagi seluruh warganya.

Berdasarkan dokumen resmi dari Polsek Rasanae Barat dengan nomor B/57/VI/2026/SPKT/Polsek Rasanae Barat/Polres Bima Kota/NTB tertanggal 13 Juni 2026, peristiwa tersebut terjadi pada Jumat malam, 12 Juni 2026 sekitar pukul 23.26 WITA, tepatnya di kawasan Amahami, Kelurahan Dara, Kecamatan Rasanae Barat.

Sebagai langkah hukum awal yang sah, pihak kepolisian segera mengajukan permohonan Visum et Repertum ke Puskesmas Paruga. Pemeriksaan medis ini bertujuan mendokumentasikan secara rinci jenis dan tingkat luka yang diderita korban, sehingga menjadi bukti nyata yang kuat untuk mengungkap fakta sebenarnya.

Dengan keberanian yang tak mudah, Agus Pardin melaporkan kejadian ini ke jalur hukum. Sebagai warga yang hanya menginginkan hidup aman dan tenang, ia memiliki satu harapan sederhana namun mendasar: bahwa hukum berlaku sama bagi siapa saja, tanpa memandang pangkat, jabatan, kedudukan, atau latar belakang apa pun. Tak ada orang yang kebal hukum, dan tak ada warga yang boleh dirampas haknya.

Baca Juga:  Enam Pos Pengamanan Dan Pelayanan Terpadu Pemudik dan Arus Balik,Di Sediakan Sepanjang Jalur Pantura

Kabar ini menyebar luas dan memicu keprihatinan sekaligus perhatian bersama. Masyarakat Kota Bima secara terbuka mendesak kepolisian dan Polisi Militer TNI AL (POMAL) untuk menyelidiki kasus ini secara menyeluruh, terbuka, dan transparan. Publik menolak keras adanya penutupan kasus, perlakuan istimewa, atau upaya apa pun yang dapat menghalangi kebenaran terungkap sejelas-jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi maupun tanggapan dari pihak terduga pelaku maupun jajaran pimpinan TNI AL. Penyelidikan masih berjalan, dan seluruh pihak diminta menghormati proses hukum yang sedang berlangsung serta menjaga ketertiban bersama.

Kasus ini bukan sekadar perselisihan biasa. Ia menjadi cerminan: apakah negara benar-benar melindungi warganya tanpa terkecuali? Seluruh mata masyarakat kini tertuju pada langkah aparat penegak hukum, menanti jawaban yang adil dan meyakinkan.

Warta Tinta Pos akan terus mengawal setiap perkembangan kasus ini secara objektif dan berimbang, serta menyampaikan informasi terbaru segera setelah mendapatkan klarifikasi resmi dari pihak berwenang.
Red.

Berita Terkait

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.
DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  
RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN
BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 111 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:22

KETUA UMUM GARDA MUDA REVOLUSIONER SIAP TINDAK LANJUTI TEMUAN DUGAAN PELANGGARAN LINGKUNGAN, SOMASI PT PELITA INSAN TIMUR

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:57

Dukung Fakta Media Tinta Pos, LSM NTB Akan Usut Tuntas & Laporkan Jaringan TPPO Vina ke Mabes Polri

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:36

KSATRIA MUDA MERAH PUTIH KOTA BIMA AKBAR INVALIDE BANGUN GERAKAN BERSAMA KELUARGA KORBAN — DESAK CV. GARUDA BERTANGGUNG JAWAB ATAS BURUH HARIAN CACAT PERMANEN

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:04

Akbar Invalide Kritik Keras Kinerja Kejari Bima, Soal Sera Suba Dinilai Jalan di Tempat.

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:57

KABAG PBJ KOTA BIMA IRWANSYAH, MAP BUKA SUARA TEGAS: SAYA TIDAK BERWENANG MENGUBAH DPA MAUPUN PANGKAS ANGGARAN — PROYEK RSUD PROSES PENGADAAN CACAT KARENA RUP TIDAK SESUAI DPA

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:47

BAPEKA-NTB HADIR DI RDP DPRD KOTA BIMA, SELURUH ANGGOTA KOMISI I HADIR — JANJI EVALUASI & SIAP KELUARKAN REKOMENDASI PENGHENTIAN SEMENTARA, DESAK DPRD LAPORKAN TINDAK PIDANA PERUSAKAN ASET DAN PELANGGARAN ATURAN CSR

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:13

BARA NTB GELAR AKSI SOROTI BOBROKNYA MANAJEMEN PT PLN NUSA DAYA NTB, DESAK PEMBERHENTIAN DIREKTUR HINGGA EVALUASI TOTAL SISTEM KERJA

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 05:26

Aliansi Cyber Pers Aktivis Indonesia Soroti Dugaan Penyelewengan Bantuan Bencana: Transparansi dan Integritas Harus Dikawal

Berita Terbaru