BOGOR-//Tintapos.com//-Ketua Umum Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR), H. Endang Sudrajat, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh personel Tim UAR yang telah turut dalam ajang Indonesia International Search and Rescue (IISAR) sejak 9 hingga 12 Juli 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Tangerang, Provinsi Banten.
Dalam pesan khususnya, H. Endang Sudrajat mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan SAR Challenge IISAR 2026 yang telah diikuti Tim UAR sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan kompetisi.
“Alhamdulillah, dengan rahmat Allah subhanahu wa ta’ala, rangkaian kegiatan SAR Challenge Indonesia International Search and Rescue 2026 telah dapat kita lalui dengan baik,” ujarnya, Senin (13/7/2026).
Ketua Umum UAR menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh personel yang telah memberikan tenaga, waktu, dan pengorbanan selama mengikuti proses pelatihan maupun kompetisi.
“Penghargaan setinggi-tingginya kami sampaikan kepada seluruh personel Tim UAR yang telah dengan penuh kesabaran, keikhlasan, dan dedikasi tinggi mendukung dari tahap persiapan, pelatihan, hingga pelaksanaan di lapangan,” tutur H. Endang.
Ia mengakui bahwa perjalanan menuju IISAR 2026 setelah ditunjuk Basarnas, bukanlah proses yang ringan. Berbagai tahapan latihan intensif, persiapan teknis, hingga pelaksanaan kompetisi menuntut kesiapan fisik maupun mental seluruh personel.
“Kami menyadari proses ini tidaklah mudah. Cukup melelahkan, menguras tenaga dan pikiran. Namun berkat semangat, soliditas, dan kerja sama dari seluruh personel, semua tahapan dapat kita lalui dengan baik,” katanya.
Lebih lanjut, Ketua Umum UAR menegaskan bahwa hasil dari keikutsertaan dalam IISAR 2026 harus disyukuri terutama pengalaman berharga yang diperoleh selama berinteraksi dan berkompetisi bersama tim-tim SAR dari berbagai negara.
Menurut Endang Sudrajat, pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi Ukhuwah Al-Fatah Rescue untuk terus meningkatkan kapasitas organisasi dalam menghadapi berbagai operasi kemanusiaan dan kebencanaan di masa mendatang.
“Lebih dari sekadar hasil yang alhamdulillah masih cukup baik, kegiatan ini telah memberikan pengalaman yang sangat berharga dan memuaskan bagi kita semua. Pengalaman yang akan menjadi bekal untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan profesionalisme kita ke depan,” ujarnya.
IISAR merupakan ajang internasional yang mempertemukan unsur pemerintah, organisasi SAR, relawan kemanusiaan, akademisi, industri, dan mitra internasional dalam satu forum untuk memperkuat kapasitas pencarian dan pertolongan.
Kegiatan ini menggabungkan tiga agenda utama, yaitu Forum Internasional, Pameran Teknologi SAR, dan Kompetisi SAR Internasional, sehingga menjadi wadah berbagi pengetahuan, inovasi, pengalaman lapangan, sekaligus memperkuat jejaring kerja sama SAR di tingkat regional maupun global. Menurut Basarnas event seperti ini akan diselenggarakan kembali pada 2028. [AM]





















