Jakarta-//Tintapos.com//-21 Juni 2026 – Disusun Berdasarkan Pernyataan Inisiator dan Pimpinan FKN 08,Setiap langkah dalam perjuangan kebangsaan senantiasa harus dimulai dari kesepakatan hati, kejelasan prinsip, dan keteguhan arah tujuan. Demikian pula dengan kehadiran Forum Komunikasi Nasional 08, yang didirikan sebagai ruang pertemuan gagasan, penyatuan potensi kekuatan, serta wadah bersama untuk menyikapi dinamika sosial dan politik bangsa secara konstruktif, cerdas, dan bertanggung jawab. Segala konsep pendirian telah disusun dengan matang, semangatnya dibangun di atas kesadaran kebangsaan yang murni, dan tujuannya ditetapkan demi kepentingan jangka panjang rakyat dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Namun, pada pelaksanaan tahap awal perjalanan ini, muncul kenyataan yang menjadi perhatian serius seluruh unsur pendiri dan inisiator. Konsolidasi yang diselenggarakan pada tanggal 19 Juni 2026 di lingkungan Markas GPN 08 dinilai telah mengalami gangguan yang tidak wajar. Tujuan awal yang telah disepakati bersama disabotase dan dialihkan keluar dari koridor kesepakatan semula. Pertemuan yang seharusnya menjadi sarana menyamakan persepsi, mempererat ikatan, serta memperkuat barisan pendukung program pembangunan, justru melenceng ke arah pembahasan dan dinamika yang tidak direncanakan. Akibatnya, semangat pendirian serta esensi dari pertemuan tersebut menjadi terganggu dan tidak mencapai sasaran yang diharapkan.
Menyikapi kejadian ini, Indria Febriansyah, Ketua Umum Kabeh Sedulur Tamansiswa Indonesia sekaligus Konseptor dan Inisiator utama FKN 08, menyampaikan kekecewaan yang mendalam namun tetap terukur dan bertanggung jawab. Ia menegaskan bahwa terdapat oknum yang sengaja berusaha membelokkan arah perjuangan, mengubah ruang diskusi yang semestinya berlandaskan prinsip kebangsaan menjadi ajang yang melayani kepentingan pribadi atau kelompok tertentu di luar tujuan pendirian forum. Meski demikian, kesadaran atas penyimpangan ini justru menjadi titik balik penting: seluruh unsur pimpinan sepakat untuk segera mengambil langkah-langkah pemulihan yang tegas dan terukur.
Yoserizal, Inisiator sekaligus Ketua Umum Gema Macan Asia, menyatakan bahwa akan segera diadakan rapat konsolidasi ulang secara menyeluruh. Langkah ini bertujuan untuk memperbaiki kembali fondasi gerakan yang sempat terganggu, melakukan verifikasi menyeluruh terhadap seluruh elemen dan mekanisme kerja, serta memastikan bahwa setiap bagian dalam wadah ini tetap tegak lurus, setia, dan berlandaskan dukungan tulus terhadap arah kebijakan serta program kerja Presiden Prabowo Subianto.
Sikap inklusif namun tetap tegas disampaikan oleh H. Safrin, Ketua Umum GPN 08. Beliau menegaskan: “Kita merangkul semua elemen dan organisasi tanpa membedakan latar belakang, asal usul, maupun perbedaan pendapat, selama masih dalam koridor kebangsaan. Namun, jika ada pihak yang mendahulukan kepentingan pribadi atau golongan di atas kepentingan bersama Forum Komunikasi Nasional 08, maka akan kita evaluasi kembali posisinya. Nama dan identitas yang kita bangun ini adalah FKN 08, sehingga segala gerak dan pikiran harus senantiasa berpijak pada visi bersama, bukan keuntungan individu semata.”
Sementara itu, Frengky, Ketua Umum Markas 08 yang memikul tanggung jawab langsung atas jalannya acara tersebut, secara terbuka mengakui bahwa alur pelaksanaan konsolidasi memang terasa menyimpang dari rencana dan kesepakatan semula. Sebagai bentuk tanggung jawab moral dan organisasi, beliau memberikan jaminan tegas: “Saya pastikan kejadian serupa tidak akan terulang lagi di masa mendatang. Kita akan perbaiki sistem dan mekanisme pengawasan agar arah gerakan tetap terjaga.”
Hal senada disampaikan oleh Samsul, Ketua Umum KAJI yang turut memberikan arahan selama pertemuan berlangsung. Beliau sepakat menilai bahwa pembahasan telah melenceng dari judul dan tujuan utama forum, sehingga perbaikan segera dilakukan agar arah gerakan FKN 08 dapat kembali tegak lurus, terarah, dan sesuai dengan cita-cita pendiriannya.
Demikian sikap resmi ini kami sampaikan sebagai bentuk keterbukaan, tanggung jawab, dan komitmen untuk senantiasa menjaga kemurnian tujuan perjuangan.
Red.
Disampaikan oleh:
Inisiator dan Pimpinan Forum Komunikasi Nasional 08
(S.Lintang tp)





















