RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

RSUD Bima Sampaikan Klarifikasi: Penanganan Sesuai Prosedur, Namun Kondisi Bayi Sudah Sangat Kritis

- Penulis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bima,//Tintapos.com//- 20 Juni 2026-Duka mendalam masih menyelimuti warga Desa Tolouwi, Kecamatan Monta, setelah seorang bayi laki-laki yang baru berusia dua hari meninggal dunia dalam perawatan. Peristiwa ini memicu perhatian luas, hingga pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bima akhirnya buka suara untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi.

Melalui pernyataan resmi yang disampaikan oleh Direktur RSUD Bima, drg. H. Ihsan, MPH, rumah sakit menyampaikan rasa turut berduka yang tulus. “Kami merasakan betapa beratnya kehilangan buah hati yang baru saja hadir membawa harapan. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga diberikan kekuatan untuk melewati masa sulit ini,” ujarnya dengan nada penuh empati.

Menyikapi kabar yang beredar di masyarakat mengenai dugaan hambatan administrasi, pihak rumah sakit menegaskan bahwa bantuan medis tidak pernah terhenti. “Sejak bayi tiba di RSUD Bima, tim dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya langsung bergerak cepat memberikan pertolongan. Pelayanan diberikan secara terus-menerus dan mengikuti standar profesi serta aturan yang berlaku,” jelasnya.

Namun, drg. H. Ihsan menyampaikan kenyataan yang tak bisa dipungkiri: kondisi bayi sudah sangat lemah sejak awal kedatangan. “Bayi ini datang dalam keadaan sangat kritis, disertai gangguan kesehatan yang cukup rumit. Tingkat risikonya sudah sangat tinggi, dan hasil pengobatan sangat bergantung pada kondisi dasar tubuhnya. Meskipun kami sudah mengerahkan segala upaya terbaik, nyawa tak bisa dipaksakan melawan keadaan yang sudah sangat parah,” ungkapnya dengan nada yang memahami kesedihan keluarga.

Baca Juga:  Dinamika Organisasi TNI AL, Penyegaran Jabatan di KRI Kakap-811 Berjalan Lancar

Pihak RSUD Bima menegaskan tetap menjunjung tinggi prinsip kemanusiaan dan keselamatan pasien. “Kami memahami rasa kecewa dan pertanyaan yang muncul dari hati keluarga. Oleh karena itu, kami mengajak semua pihak untuk melihat informasi secara utuh, tidak terburu-buru mengambil kesimpulan, dan tetap menjaga rasa hormat di tengah masa berkabung ini.”

Pihak rumah sakit juga menyatakan siap menerima masukan demi memperbaiki kualitas layanan di masa mendatang. “Mari kita saling mengingatkan dan mendukung, agar layanan kesehatan di daerah ini bisa terus menjadi tempat yang memberi harapan bagi siapa saja yang membutuhkan,” tutupnya.

Red.

Berita Terkait

Aktivitas PETI Menggunakan Alat Berat di Kelurahan Muara Lembu, diduga Milik Rauf Tak Tersentu Hukum, APH Diminta Tindak Tegas..
Membongkar Skandal Pajak ‘Siluman’ BPKAD Kota Bima: Diduga Jadi Modus Amankan Mafia Tanah Reklamasi Amahami!.p
LPPK-NTB AKSI DI BRI CABANG BIMA: TOLAK PRAKTIK ASURANSI YANG TAK BERDASAR HUKUM DAN MERUGIKAN MASYARAKAT ,HANYA MENGUNTUNGKAN BANK
Pengurus Pusat UAR Tegaskan Pembentukan Satgas Nasional Penanggulangan Bencana Kekeringan
Direktur Adomart Yudi Siswanto Resmikan Cabang Ketiga di Jati, Perluas Layanan untuk Masyarakat Kota Padang
Residivis Curanmor Ditangkap, Polda Sumsel Bongkar Penipuan Digital Berkedok Bhayangkara Run 2026
Jelang Panen Raya, Kelompok Tani Kembang Harapan Gelar Syukuran di Pulau Busuk Jaya
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:03

Aktivitas PETI Menggunakan Alat Berat di Kelurahan Muara Lembu, diduga Milik Rauf Tak Tersentu Hukum, APH Diminta Tindak Tegas..

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:31

Saat Audensi,Dinas Dikpora Bima Dituduh Hindari Tanggung Jawab: Berlindung di Balik Aturan yang Belum Sah untuk Program Revitalisasi Sekolah

Senin, 20 Juli 2026 - 23:02

Sengketa Bantuan Pendidikan SMPN 8 Lambu TA 2026: Dinas Dikbudpora Bima Tegaskan Prosedur, BAPEKA-NTB Sorot Potensi Penyimpangan

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:40

Membongkar Skandal Pajak ‘Siluman’ BPKAD Kota Bima: Diduga Jadi Modus Amankan Mafia Tanah Reklamasi Amahami!.p

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:57

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:38

Pengurus Pusat UAR Tegaskan Pembentukan Satgas Nasional Penanggulangan Bencana Kekeringan

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:18

Direktur Adomart Yudi Siswanto Resmikan Cabang Ketiga di Jati, Perluas Layanan untuk Masyarakat Kota Padang

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:17

Residivis Curanmor Ditangkap, Polda Sumsel Bongkar Penipuan Digital Berkedok Bhayangkara Run 2026

Berita Terbaru

Berita

Sabtu, 18 Jul 2026 - 16:57