RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Panitia Festival Pegon Ambulu Jember, Menjerit Akibat Di Sunat

- Penulis

Jumat, 27 Maret 2026 - 06:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jember //TintaPos.Com// – Festival Pegon dinilai bukan sekadar agenda budaya, tetapi juga memiliki nilai historis dan menjadi penggerak ekonomi masyarakat, terutama pelaku UMKM di kawasan Ambulu dan sekitarnya.

Ketimpangan antara rencana dan realisasi anggaran Festival Pegon di Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember, Jawa Timur menuai sorotan dari DPRD Jember.

Ketua Komisi B DPRD Jember Candra Ary Fianto menyayangkan kecilnya dukungan dana yang diterima penyelenggara meski sebelumnya telah disepakati alokasi yang jauh lebih besar.

Menurut Candra, dalam pembahasan APBD 2026, legislatif bersama eksekutif telah menyetujui anggaran Rp 200 juta untuk Festival Pegon. Namun, di lapangan, kata dia, penyelenggara hanya menerima bantuan Rp 7 juta dari Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Jember.

“Ini yang kami sesalkan. Angka yang diterima jauh dari yang sudah disepakati dalam pembahasan anggaran,” ungkapnya Kamis (26/3/2026).

Budaya Tahun sebelumnya, event tahunan masyarakat Jember itu tidak mendapatkan support anggaran dari pemkab karena terkena dampak efisiensi dari Inpres Nomor 1 Tahun 2025.

“Maka kami akhirnya mengupayakan, memperjuangkan niat-niat baik tersebut dengan mengalokasikan anggaran festival Pegon yang akan dilaksanakan tanggal 28 Maret 2026,” kata legislator Fraksi PDI-P itu.

Baca Juga:  Nobar Pesta Bola Dunia 2026 di Polsek Rantau Bayur ,Kapolsek Ajak Pemuda Jaga Kondusivitas

Candra menekankan, Festival Pegon memiliki peran penting sebagai ruang ekspresi budaya sekaligus momentum kebangkitan ekonomi lokal, terlebih digelar pasca-Lebaran yang sarat makna syukur bagi masyarakat setempat.

Pengunjung Capai 6.121 Orang Candra memastikan, pihaknya akan menelusuri persoalan ketimpangan rencana anggaran dengan realisasinya tersebut lebih lanjut. Ia akan mengusulkan pada pimpinan dan berencana memanggil dinas terkait melalui rapat dengar pendapat (RDP).

Hal itu dilakukan untuk meminta penjelasan mengenai perbedaan antara alokasi anggaran yang disepakati dan realisasi di lapangan. “Harapannya, ke depan ada konsistensi antara perencanaan dan pelaksanaan, sehingga kegiatan budaya seperti ini benar-benar mendapat dukungan maksimal,” kata dia.

Kendati demikian, Candra mengapresiasi upaya Pemkab Jember dalam mengangkat Festival Pegon sebagai tradisi budaya bernilai historis yang tidak hanya melestarikan kearifan lokal masyarakat Ambulu, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor UMKM dan pariwisata.

Dengan potensi wisata di sekitar Ambulu seperti Papuma dan Watu Ulo, kegiatan ini dinilai bisa memberikan dampak berantai bagi sektor pariwisata dan perdagangan.(DO’A)

Berita Terkait

Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Kunjungi Posko Karhutla 04 Sako, Kapolres Banyuasin Beri Dukungan dan Apresiasi kepada Petugas
Pangdam XIX Tuanku Tambusai Tinjau Jembatan Perintis Garuda, Perkuat Akses Warga Rohil
Kaposek Kuantan Hilir Lakukan Restorative Justice (RJ) Kedua Belah Pihak Sepakat Berdamai
Aktivitas PETI Merajalela, Kapolres Pasaman Barat Masih Diam Saat Dikonfirmasi
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:22

KETUA UMUM GARDA MUDA REVOLUSIONER SIAP TINDAK LANJUTI TEMUAN DUGAAN PELANGGARAN LINGKUNGAN, SOMASI PT PELITA INSAN TIMUR

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:57

Dukung Fakta Media Tinta Pos, LSM NTB Akan Usut Tuntas & Laporkan Jaringan TPPO Vina ke Mabes Polri

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:36

KSATRIA MUDA MERAH PUTIH KOTA BIMA AKBAR INVALIDE BANGUN GERAKAN BERSAMA KELUARGA KORBAN — DESAK CV. GARUDA BERTANGGUNG JAWAB ATAS BURUH HARIAN CACAT PERMANEN

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:04

Akbar Invalide Kritik Keras Kinerja Kejari Bima, Soal Sera Suba Dinilai Jalan di Tempat.

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:57

KABAG PBJ KOTA BIMA IRWANSYAH, MAP BUKA SUARA TEGAS: SAYA TIDAK BERWENANG MENGUBAH DPA MAUPUN PANGKAS ANGGARAN — PROYEK RSUD PROSES PENGADAAN CACAT KARENA RUP TIDAK SESUAI DPA

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:47

BAPEKA-NTB HADIR DI RDP DPRD KOTA BIMA, SELURUH ANGGOTA KOMISI I HADIR — JANJI EVALUASI & SIAP KELUARKAN REKOMENDASI PENGHENTIAN SEMENTARA, DESAK DPRD LAPORKAN TINDAK PIDANA PERUSAKAN ASET DAN PELANGGARAN ATURAN CSR

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:13

BARA NTB GELAR AKSI SOROTI BOBROKNYA MANAJEMEN PT PLN NUSA DAYA NTB, DESAK PEMBERHENTIAN DIREKTUR HINGGA EVALUASI TOTAL SISTEM KERJA

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 05:26

Aliansi Cyber Pers Aktivis Indonesia Soroti Dugaan Penyelewengan Bantuan Bencana: Transparansi dan Integritas Harus Dikawal

Berita Terbaru