RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Kepala Desa Malangga Bangun Jembatan Gantung untuk Tingkatkan Akses Warga

- Penulis

Selasa, 31 Maret 2026 - 07:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tolitoli, //Tintapos.com// – Pemerintah Desa Malangga membangun jembatan gantung di beberapa titik penyeberangan sungai sebagai upaya meningkatkan akses dan keselamatan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari. Salah satu jembatan yang telah dibangun berada di Dusun Kampung Tengah.

Pembangunan jembatan tersebut diprakarsai oleh Kepala Desa Malangga, Abdul Salam, sebagai bagian dari program pembangunan infrastruktur desa yang dilaksanakan secara bertahap. Infrastruktur ini dinilai penting karena selama ini warga harus menyeberangi sungai untuk menuju lahan pertanian, sekolah, maupun pusat kegiatan sosial di desa.

Menurut Abdul Salam, keberadaan sarana penyeberangan yang aman merupakan kebutuhan mendesak bagi masyarakat. Kondisi sungai yang sering mengalami peningkatan debit air pada musim hujan kerap menyulitkan warga dan berpotensi membahayakan keselamatan mereka.
“Pembangunan jembatan gantung ini sangat vital dan menjadi kebutuhan utama warga. Kami berharap fasilitas ini dapat mempermudah aktivitas masyarakat sehari-hari, terutama saat melintasi sungai,” ujarnya saat ditemui di kediamannya pada Selasa, 31 Maret 2026.

Pemerintah desa menyebutkan bahwa jembatan gantung di Dusun Kampung Tengah dibangun setelah melalui proses perencanaan dan musyawarah bersama masyarakat. Warga sebelumnya mengusulkan pembangunan jembatan sebagai prioritas karena lokasi tersebut menjadi jalur utama penghubung antarwilayah dalam desa.

Baca Juga:  Gegara Puntung Rokok, Gudang Pengolahan Sabut Kelapa di Banyuwangi Terbakar

Selain untuk memudahkan mobilitas, jembatan juga diharapkan dapat mendukung kegiatan ekonomi warga. Sebagian besar masyarakat Desa Malangga berprofesi sebagai petani dan harus membawa hasil panen melintasi sungai untuk dijual ke pasar atau dibawa ke pusat pengumpulan hasil pertanian.

Keberadaan jembatan gantung juga berdampak langsung terhadap akses pendidikan. Sebelum jembatan dibangun, sejumlah pelajar harus menunggu air surut atau menggunakan perahu sederhana untuk menyeberang. Kondisi tersebut kerap menyebabkan keterlambatan bahkan menghambat kehadiran siswa di sekolah.

Pemerintah desa menyatakan bahwa pembangunan jembatan akan terus dilanjutkan di titik lain yang dinilai memiliki tingkat kebutuhan tinggi. Prioritas pembangunan ditentukan berdasarkan tingkat risiko, jumlah pengguna, serta hasil musyawarah desa yang melibatkan tokoh masyarakat dan perangkat desa.

Dengan adanya pembangunan infrastruktur tersebut, diharapkan konektivitas antarwilayah di Desa Malangga semakin baik dan aktivitas warga dapat berjalan lebih aman, cepat, dan efisien. Pemerintah desa juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun agar dapat digunakan dalam jangka panjang.

Berita Terkait

Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Kunjungi Posko Karhutla 04 Sako, Kapolres Banyuasin Beri Dukungan dan Apresiasi kepada Petugas
Pangdam XIX Tuanku Tambusai Tinjau Jembatan Perintis Garuda, Perkuat Akses Warga Rohil
Kaposek Kuantan Hilir Lakukan Restorative Justice (RJ) Kedua Belah Pihak Sepakat Berdamai
Aktivitas PETI Merajalela, Kapolres Pasaman Barat Masih Diam Saat Dikonfirmasi
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:22

KETUA UMUM GARDA MUDA REVOLUSIONER SIAP TINDAK LANJUTI TEMUAN DUGAAN PELANGGARAN LINGKUNGAN, SOMASI PT PELITA INSAN TIMUR

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:57

Dukung Fakta Media Tinta Pos, LSM NTB Akan Usut Tuntas & Laporkan Jaringan TPPO Vina ke Mabes Polri

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:36

KSATRIA MUDA MERAH PUTIH KOTA BIMA AKBAR INVALIDE BANGUN GERAKAN BERSAMA KELUARGA KORBAN — DESAK CV. GARUDA BERTANGGUNG JAWAB ATAS BURUH HARIAN CACAT PERMANEN

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:04

Akbar Invalide Kritik Keras Kinerja Kejari Bima, Soal Sera Suba Dinilai Jalan di Tempat.

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:57

KABAG PBJ KOTA BIMA IRWANSYAH, MAP BUKA SUARA TEGAS: SAYA TIDAK BERWENANG MENGUBAH DPA MAUPUN PANGKAS ANGGARAN — PROYEK RSUD PROSES PENGADAAN CACAT KARENA RUP TIDAK SESUAI DPA

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:47

BAPEKA-NTB HADIR DI RDP DPRD KOTA BIMA, SELURUH ANGGOTA KOMISI I HADIR — JANJI EVALUASI & SIAP KELUARKAN REKOMENDASI PENGHENTIAN SEMENTARA, DESAK DPRD LAPORKAN TINDAK PIDANA PERUSAKAN ASET DAN PELANGGARAN ATURAN CSR

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:13

BARA NTB GELAR AKSI SOROTI BOBROKNYA MANAJEMEN PT PLN NUSA DAYA NTB, DESAK PEMBERHENTIAN DIREKTUR HINGGA EVALUASI TOTAL SISTEM KERJA

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 05:26

Aliansi Cyber Pers Aktivis Indonesia Soroti Dugaan Penyelewengan Bantuan Bencana: Transparansi dan Integritas Harus Dikawal

Berita Terbaru