KOTA BIMA
//Tintapos.com//
26 Agustus 2026
Jagat maya kembali dihebohkan oleh viralnya video penggerebekan dugaan perselingkuhan yang melibatkan oknum anggota Polres Bima Kota berinisial (Akb) dengan seorang wanita bernama (Mg).
Kasus ini kini menggelinding panas setelah istri sah (Sri), resmi menyerahkan tumpukan barang bukti ke seksi Propam Polres Bima Kota dan Unit PPA Satreskrim atas duga’an perselingkuhan sekaligus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).
ulasan kronologi serta fakta mengejutkan di balik skandal yang mencoreng institusi kepolisian tersebut, Di awali dengan Rekam Jejak Perselingkuhan yang Terencana Aksi main belakang ini ternyata bukan barang baru.
Hubungan gelap antara oknum anggota polres bima kota (Akb) dan (Mg) terendus oleh istri sah sejak tahun 2024.
Ironisnya, hubungan ini bermula dari modus “bantuan hukum/pribadi” saat (Akb) membantu mengurus masalah yang dihadapi oleh Mg.
Sejak saat itu, keduanya nekat berkomunikasi sembunyi-sembunyi melalui WhatsApp di belakang istri sah, Berulang Kali Kepergok Bermobil Berduaan.
Kesabaran (Sri) diuji berkali-kali saat menyaksikan suaminya kerap berduaan jalan Satu mobil bersama wanita selingkuhan idaman tersebut.
Pada Maret 2026 Pasangan gelap ini kembali tertangkap basah dalam satu mobil di depan Pom Bensin Penatoi menuju Jalan Rs Dokter Agung.
Kemudian kejadian kembali berulang Maret 2026 pada peristiwa Kasus KDRT. Sri sempat melabrak suaminya di rumah kontrakan (Mg) di BTN Santi Kota Bima.
Bukannya bertobat, oknum Kepolisian (Akb) justru melakukan KDRT terhadap istri sahnya, yang kemudian berujung pada laporan pidana di Unit PPA Polres Bima Kota.
Pada Juni 2026: Keduanya dipergoki satu mobil berduaan dalam perjalanan menuju Sape, namun tidak mampu di Kejar oleh istrinya lantaran kehabisan Bensin motor di jalan.
Puncak Penggerebekan kejadian di Depan Masjid dan Kalimat Menantang Pelakor ini terjadi pada 25 Agustus 2026 di depan Masjid Al-Muwahidin. (Sri) yang sudah tidak tahan langsung melakukan penggerebekan di dalam mobil sembari menyiarkannya secara langsung (live streaming).
Bukannya malu atau takut, (Mg) selingkuhan justru melontarkan kalimat kontroversial dan bernada sombong di depan kamera sambil Live streaming Facebook: “Kok ribut, suaminya yang saya bawa lari.” Kalimat ini sontak memicu kemarahan netizen yang menonton siaran tersebut.
Kemudian Respons Arogan Oknum Polisi terhadap istri sah saat setelah kejadian “Kamunya Tidak Ada Apa-apanya, END! Lewat postingan media sosial dalam akun Facebook milik (Akb).
Kelakuan oknum anggota Polres Bima Kota ini semakin membuat publik geram, Melalui video siaran langsung balasan, Akb justru menantang dan merendahkan istri sahnya di ruang publik. Dengan nada arogan, ia berujar: “Kamu nih siapa?” dan menambahkan, “Kamunya tidak ada apa-apanya bro, kalau sudah tidak ada rasa, END.”
Bahkan ketika ditanya baik-baik oleh istri sah mengenai kebenaran isu pernikahan siri dengan Mg, Akb hanya menjawab dengan nada meremehkan: “Tergantung pemikiran kamu.
Atas kejadian ini Istri Sah menuntut Sanksi Pemecatan (PTDH), Kini proses hukum sedang berjalan di Propam Polres Bima Kota. (Sri) selaku istri sah anggota Bhayangkari telah menyerahkan seluruh barang bukti tanpa celah, mulai dari rekaman live streaming penggerebekan, video tantangan suaminya, bukti percakapan intim WhatsApp, hingga berkas laporan KDRT.
Harapan istri sah sangat tegas dan tanpa kompromi bahwa (Akb) Oknum anggota polres bima kota harus dipecat tidak dengan hormat (PTDH).
Tindakan kedisplinan yang merusak martabat Bhayangkari, ditambah sikap arogan menantang institusi dan mengabaikan hukum di media sosial, dinilai sudah lebih dari cukup untuk mengakhiri karier sang oknum polisi di Polres Bima Kota secara “END” alias selesai.
Red.



















